«

»

Cetak ini Pos

Kemitraan yang berdampak pada Jemaat GKI Lembah Yordan

DSC_0086Lembah Yordan [23/04] Setelah menerima Tim Teknis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Ketua Panitia Pembangunan GKI Lembah Yordan , K.F Mambay mengatakan Pekerjaan Pembangunan Talud akan segera di kerjakan dalam waktu dekat, terhitung dua minggu dari saat kunjungan siang tadi dan dana Pembangunan bersumber dari APBN . Ketua Majelis Jemaat Pdt. S P Mandibondibo, S.Si Theol saat menerima Tim Teknis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura bersama Ketua Pembangunan, mengatakan bahwa sebagai salah satu jemaat di Klasis Kota Jayapura, kita patut memanjatkan Pujian dan Syukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang adalah Kepala Gereja, karena atas perkenaan-Nya-lah semua ini bisa terjadi, Tuhan telah mengirimkan anak-anaknya yang sudah Dia percayakan sebagai pejabat di Jajaran Pemerintahan untuk membantu pelayanan dalam Gereja Tuhan ini melalui pekerjaan ini. Bapak M Rumbino, sebagai penanggung jawab Teknis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura mengharapkan dukungan dan partisipasi warga Jemaat dalam pekerjaan ini, agar pekerjaan ini dapat selesai dan tidak meninggalkan masalah namun sebaliknya bisa dipertanggung jawabkan. Seperti di ketahui Sejarah Lembaga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terbentuk tidak terlepas dari perkembangan penanggulangan bencana pada masa kemerdekaan hingga bencana alam berupa gempa bumi dahsyat di Samudera Hindia pada abad 20. Sementara itu, perkembangan tersebut sangat dipengaruhi pada konteks situasi, cakupan dan paradigma penanggulangan bencana. Melihat kenyataan saat ini, berbagai bencana yang dilatarbelakangi kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis mendorong Indonesia untuk membangun visi untuk membangun ketangguhan bangsa dalam menghadapi bencana. Wilayah Indonesia merupakan gugusan kepulauan terbesar di dunia. Wilayah yang juga terletak di antara benua Asia dan Australia dan Lautan Hindia dan Pasifik ini memiliki 17.508 pulau. Meskipun tersimpan kekayaan alam dan keindahan pulau-pulau yang luar biasa, bangsa Indonesia perlu menyadari bahwa wilayah nusantara ini memiliki 129 gunung api aktif, atau dikenal dengan ring of fire, serta terletak berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik aktif dunia?Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Ring of fire dan berada di pertemuan tiga lempeng tektonik menempatkan negara kepulauan ini berpotensi terhadap ancaman bencana alam. Di sisi lain, posisi Indonesia yang berada di wilayah tropis serta kondisi hidrologis memicu terjadinya bencana alam lainnya, seperti angin puting beliung, hujan ekstrim, banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Tidak hanya bencana alam sebagai ancaman, tetapi juga bencana non alam sering melanda tanah air seperti kebakaran hutan dan lahan, konflik sosial, maupun kegagalan teknologi. Menghadapi ancaman bencana tersebut, Pemerintah Indonesia berperan penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana di tanah air. Pembentukan lembaga merupakan salah satu bagian dari sistem yang telah berproses dari waktu ke waktu dan di Pemerintah Kota Jayapura juga terdapat Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Ritha Olua yang juga mantan Kepala Kelurahan Yabansai – Perumnas III Waena berpesan agar Konsultan dan Kontraktor dari Pembangunan Talud Gedung Gereja GKI Lembah Yordan untuk terus membangun komunikasi dan harus ada kepercayaan di antara sesama dalam proses pekerjaan ini, setidaknya kita harus berterima kasih karena dari sekian proposal yang diajukan, GKI Lembah Yordan terpilih mendapat kesempatan pembangunan Talud untuk menghindari bencana longsor.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/04/23/kemitraan-yang-berdampak-pada-jemaat-gki-lembah-yordan/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *