YANG TERBESAR ADALAH YANG MELAYANI, BUKAN DILAYANI

GeorgeCBoldt_(cropped)_LOC23338vGeorge Karl Boldt  merupakan sosok yang patut diteladani, dalam menjalani profesinya dia  selalu rendah hati dan ramah dengan siapa saja, Sosok ini menjadi pilihan dalam renungan minggu ini yang kisahkan melalui Buletin Doa Jemaat GKI Lembah Yordan – Perumahan Organda, dengan judul “ YANG TERBESAR ADALAH YANG MELAYANI, BUKAN DILAYANI “ sebagaimana dikisahkan pada suatu malam hujan badai bertahun-tahun yang lalu, ada seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia untuk mendapatkan tempat bermalam dan menghindari hujanbadai yang lebat. Di Philadelphia saat itu sedang ramai dengan 3 acara besar sehingga semua kamar hotel penuh. Akan tetapi, si resepsionis hotel yang ramah menawarkan kamarnya yang sederhana kepada pasangan tua itu untuk bermalam sehingga mereka dapat beristirahat dan menghindari hujan badai. Pasangan tua ini sangat terkesan dengan pelayanan sang resepsionis.

Dua tahun kemudian, pasangan tua ini mengundang si resepsionis mengunjungi mereka di New York. Pasangan tua ini bretemu dengannya di New York, dan membawa dia ke sudut Fifth Avenue and 34th Street. Dia menunjuk sebuah gedung yang megah disana, sebuah istana dengan warna kemerahan, dengan menara yang menjulang kelangit dan mengatakan bahwa itu adalah hotel yang dibangun olehnya untuk dikelola si resepsionis. Tempat megah tersebut adalah Waldorf-Astoria Hotel, suatu hotel yang sangat mewah di Manhattan, New York, Amerika Serikat. George Karl Boldt adalah sang resepsionis yang ramah itu yang dipercayakan mengelolah hotel tersebut, Ia terlahir di Jerman pada tanggal 25 April 1851, Ia adalah manajer pertama di Waldorf Astoria Hotel dan ia telah menjadikan hotel tersebut sebagai salah satu hotel yang terkenal diseluruh dunia

Tuhan Yesus juga memberikan teladan untuk melayani dengan membasuh kaki murid-muridNya. Teladan Yesus mengingatkan kita bahwa kita perlu memiliki hati dan sikap melayani yang tulus dan sungguh-sungguh. Saudaraku ingatlah bahwa yang terbesar adalah hati yang selalu melayani dengan sungguh-sungguh dengan kerendahan hati seorang hamba.

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.

Show Buttons
Hide Buttons