Arsip Kategori: BP PAM GKI Lembah Yordan

PELANTIKAN BP PAM ANTAR WAKTU DAN PANITIA HARI-HARI BESAR GEREJAWI

pelantikanUntuk mengisi kekosongan jabatan struktural dalam Unsur PAM dan untuk mengangkat kembali Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi, maka diadakan suatu pelantikan. Pelantikan ini diadakan bertepatan dengan Ibadah Minggu Kudus, 17 April 2016. Ibadah yang dipimpin oleh Pdt. S.P. Mandibondibo dengan pembacaan alkitab dari Kitab Yohanes 15 : 1 – 8. Dalam khotbahnya beliau menyampaikan bahwa setiap orang yang tinggal di dalam Tuhan akan selalu disertai oleh Tuhan begitupun BP PAM antar waktu dan Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi agar setiap pekerjaan pelayanan selalu memohon bimbingan dari Tuhan. Setelah khotbah, maka dibacakan Surat Keputusan PHMJ tentang Pelantikan BP PAM antar waktu dan Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi yang dibacakan langsung oleh Pnt. Yonathan Pinoa. BP PAM merupakan bagian dari Majelis Urusan Pembinaan Jemaat dan bertanggungjawab dalam pelayanan di kalangan pemuda sementara itu Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi merupakan bagian dari Majelis Urusan Pekabaran Injil yang bertanggungjawab juga terhadap Hari Raya Gerejawi seperti Perayaan HUT PI, Perayaan Paskah, Perayaan HUT Jemaat dan Perayaan Natal Jemaat. Setelah dilantik maka menurut SK, BP PAM dan Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi akan bekerja dalam pelayanan hingga tahun 2019.

 

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/04/18/pelantikan-bp-pam-antar-waktu-dan-panitia-hari-hari-besar-gerejawi/

KEGIATAN MENYAMBUT HUT JEMAAT GKI LEMBAH YORDAN KE-VII TAHUN 2016

HUT JemaatDalam rangka menyongsong HUT Jemaat GKI Lembah Yordan Ke-7 Tahun pada tanggal 17 Mei yang akan datang, maka Panitia Hari-Hari besar gerejawi yang dipercayakan melakukan berbagai kegiatan adapun kegiatan-kegiatan tersebut antara lain :

  1. Pertandingan Volly (Khusus Unsur PAM, PW & PKB)
  2. Pertandingan Bola Kaki Gawang Mini (Khusus Unsur PAR)
  3. Paduan Suara (Semua Unsur)
  4. Cerdas Cermat Alkitab (Semua Unsur)
  5. Lomba Masak Pepeda & masak Ikan kuah kuning (Khusus PKB & Majelis Jemaat)
  6. Lomba Masak Nasi Goreng (Khusus Unsur PAM)
  7. Donor Darah (Semua Unsur)
  8. Pelatihan Pembuatan & Menghias Kue (Unsur PW)

Namun kegiatan yang baru dilaksanakan adalah pertandingan Volly dan Gawang Mini yang lainnya dilaksanakan pada bulan Mei  yang berdekatan dengan Hari Ulang Tahun Jemaat GKI Lembah Yordan. Pembukaan kegiatan pada hari Senin, 11 April di awali dengan pertandingan bola kaki gawang mini. Menurut Pdt.S.P.Mandibondibo,S.Si.Theol, dalam kata sambutan dan doa pembukaan kegiatan mengatakan bahwa perayaan ulang tidak lengkap kalau tidak ada lomba oleh sebab itu dengannya ada kegiatan ini kita patut mengucap syukur dan ketika pertandingan atau perlombaan-perlombaan telah dilakukan kita harus menunjukan sportivitas dengan mengikuti semua kegiatan tanpa membuat sesuatu hal yang merugikan kita dan menurut Sdr. Frans Rumere selaku Ketua Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi, mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan yang dibuat ini menunjukan rasa syukur kita terhadap penyertaan Tuhan Yesus selaku kepala gereja kita. (FXR)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/04/16/kegiatan-menyambut-hut-jemaat-gki-lembah-yordan-ke-vii-tahun-2016/

MALAM PUJI-PUJIAN, PAWAI OBOR, DAN IBADAH FAJAR PASKAH

pawai fajar paskah[Lembah Yordan 30/3] ,Untuk merayakan hari Kebangkitan Yesus Kristus, maka diadakan beberapa kegiatan untuk menyambut dan merayakannya. Kegiatan tersebut dia ntaranya adalah Malam Puji-Pujian untuk menyambut Fajar Paskah, Pawai Obor serta Ibadah Fajar Paskah. Malam Puji-Pujian diadakan pada hari Sabtu, 26 Maret 2016 jam 8 malam. Malam Puji-Pujian cukup meriah dengan diisi puji-pujian oleh Unsur PAM, Unsur PW, dan beberapa Pelayan Tuhan yang memberikan kesaksian lewat puji-pujian yang disampaikan. Kegiatan ini berlangsung sekitar 8 jam dan kemudian dilanjutkan oleh Pawai Obor yang diikuti oleh seluruh komponen warga jemaat GKI Lembah Yordan. Rute dari Pawai Obor ini dimulai dari Gedung Gereja Lembah Yordan kemudian berjalan mengelilingi perumahan Organda dan kembalike Gedung Gereja Lembah Yordan. Selama Pawai Obor ini berlangsung diiringi oleh puji-pujian dari seluruh warga jemaat. Setelah Pawai Obor kemudian dilaksanakan Ibadah Fajar Paskah untuk merenungkan Kebangkitan Yesus.
Ibadah Fajar Paskah yang dilaksanakan hari Minggu, 27 Maret 2016 jam setengah 5 subuh dipimpin langsung olehPdt. Deisvan Robot, S.Th. pembacaan Alkitab untuk Fajar Paskah terdapat dalam Kitab Markus 16 : 1 – 8. Sebelum khotbah disampaikan, diadakan sebuah fragmen oleh anak-anak Sekolah Minggu GKI Lembah Yordan yang menggambarkan mengenai kondisi kehidupan masa kini yang semakin menjauhkan diri dari Tuhan. Dalam khotbahnya, beliau menghimbau kepada seluruh jemaat GKI Lembah Yordan bahwa Yesus telahbangkit dengan begitu pun seluruh jemaat juga harus ‘bangkit’ dengan cara meninggalkan kebiasaan hidup lama yang menyakiti hati Tuhan. (YS)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/30/malam-puji-pujian-pawai-obor-dan-ibadah-fajar-paskah/

Mar 28 2016

JALAN SALIB

Jalan Salib

Gambar : Jalan Salib PAM GKI Lembah Yordan, 26-03-2016

[Lembah Yordan 26/03] Memaknai pengorbanan Yesus Kristus, Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi dan Persekutuan Anggota Muda GKI Lembah Yordan mengadakan prosesi jalan salib yang di ikuti oleh seluruh anggota jemaat dan juga oleh denominasi gereja lainnya yang berada disekitar lingkungan perumahan organda. Jalan Salib pada tahun ini bertemakan “kontekstual dan penyaliban masa kini”, oleh karena itu para tentara menggunakan pakaian tradisional dari seluruh daerah nusantara berdasarkan kekayaan multi etnis yang berada dalam jemaat GKI Lembah Yordan dan penyaliban masa kini menggambarkan kebiasaan buruk yang dllakukan oleh setiap kita yang percaya Yesus Kristus tetapi melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada-Nya seperti mabuk, korupsi, perselingkuhan dan penggunaan narkoba. Ketua PHMJ GKI Lembah Yordan, Pdt. S.P.Mandibondibo,Ssi.Theol dalam renungan singkatnya ketika selesai prosesi jalan salib mengatakan bahwa kita seharus bersyukur karena Yesus Kristus yang kita percaya rela mati untuk menebus dosa kita jadi mau dan tidak mau kita harus hidup taat kepada-Nya dan melakukan apa yang dikehendaki-Nya seperti jangan melakukan korupsi, mabuk, perselingkuhan,narkoba dan lain-lainya karena ketika kita melakukan itu, kita sudah menyalibkan Yesus dan kita juga bersyukur dalam jemaat kita ada berbagai macam suku dari daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Ambon dan Papua itu merupakan kekayaan jemaat yang harus kita jaga tetapi terkadang kita egois dengan kesukuan kita yang menyebabkan kita lebih mengasihi sesama dari daerah kita dan hal itu secara tidak langsung  kita sudah menyalibkan Tuhan Yesus. (FXR)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/28/jalan-salib/

PELAYANAN PADUAN SUARA JEMAAT GKI LEMBAH YORDAN DALAM PERESMIAN GEDUNG GEREJA GPdI RAFAEL – ASEI BESAR

padang suara

Paduan Suara Jemaat “Haleluya Choir” di GPdI Rafael

Sehubungan dengan peresmian Gedung Gereja GPdI Rafael – Asei Besar, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, maka Panitia Peresmian Gedung Gereja mengundang Paduan Suara Jemaat GKI Lembah Yordan untuk mengisi puji-pujian dalam ibadah peresmian tersebut. Ibadah peresmian ini dilaksanakan pada hari Kamis, 17 Maret 2016 jam 9 pagi. Paduan suara jemaat membawakan tiga lagu diantaranya adalah “Kasih Pasti Lemah Lembut”, “Worthy of Glory” dan “Tuhan adalah Gembalaku”.

Ibadah peresmian ini dipimpin oleh Pdt. Patirawane, S.Th dengan mengambil pembacaan alkitab dari Kitab 1 Raja-Raja 8 : 35 – 36 dan 46 – 48. “Rumah ibadah ini dibangun untuk semua orang dapat masuk dan mencari Tuhan serta apabila mereka datang dengan berdoa dan berseru kepada Tuhan, maka Yesus, nama yang penuh kuasa itu akan menjawab”, ujar beliau dalam satu petikan khotbah yang disampaikan. Diakhir dari khotbah, beliau menyampaikan bahwa jika bukan Tuhan yang membangun rumah Tuhan maka sia-sialah gereja ini. Ibadah Peresmian ini juga dihadiri oleh beberapa undangan diantaranya adalah Bupati Kabupaten Jayapura, Perwakilan dari GPdI Pusat, Sinode GPdI Provinsi Papua, sejumlah Kepala SKPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Jayapura, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan,tokoh pemuda, dan unsur Forkompida lainnya.

Dengan adanya undangan dari GPdI, maka membuktikan bahwa sasaran pelayanan dari Paduan Suara Jemaat GKI Lembah Yordan bukan hanya di lingkungan jemaat GKI namun melayani lewat puji-pujian juga untuk denominasi gereja yang lain salah satunya adalah Gereja Pantekosta di Indonesia. (YS)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/21/pelayanan-paduan-suara-jemaat-gki-lembah-yordan-dalam-peresmian-gedung-gereja-gpdi-rafael-asei-besar/

Mar 18 2016

Cegah Perubahan Iklim, Iman Perlu Aksi Nyata

12698133_798650443601362_1469362146059567619_oDalam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Sekretaris Eksekutif Komisi Keadilan dan Perdamaian Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), RD PC. Siswantoko Pr di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, 4 Februari 2016 bulan lalu mengingatkan perubahan iklim atau Climate Change merupakan bencana kemanusiaan dengan korban utama orang-orang kecil yang hidupnya hanya tergantung dan mengandalkan keteraturan musim. Untuk itu Gereja menyerukan perlunya “pertobatan ekologi” dengan mengubah perilaku yang menyebabkan orang tidak peduli pada lingkungan melalui pendidikan formal dan non-formal. GKI Lembah Yordan pada Keputusan Sidang Jemaat VII, telah menetapkan beberapa program konkrit sebagai bagian dari tanggung jawab Iman Jemaat kepada Tuhan melalui kerja bakti yang telah dilakukan oleh PHMJ bersama Pemerintah Distrik Heram dan Kelurahan Hedam beberapa waktu lalu.
Dan sebagai bentuk aktualisasi Iman dalam masa raya pelaksanaan Hari Paskah, Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi GKI Lembah Yordan melaksanakan gerakan menanam 1000 Pohon di Wilayah Pelayanan GKI Lembah Yordan yang melibatkan semua Urusan dan Unsur Jemaat , Frans Rumere, selaku ketua mengingatkan Masalah lingkungan hidup – mau tidak mau – merupakan milik kita bersama, baik lokal maupun global. Juga keprihatinan kita bersama? Belajar dari pengalaman Banjir selalu menyisahkan kisah buruk bagi Warga Perum Organda, Penanaman 1000 Pohon ini adalah bentuk dari aktualisasi Iman Kekristenan kita.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jemaat GKI Lembah Yordan, Pnt.Maikel Kareth, yang juga selaku staf PNS di Lingkungan Dinas Kehutanan Provinsi Papua kepada Panitia dihimbau untuk melakukan penanaman di lokasi yang telah ditetapkan, lalu perhatikan pola tanam dan tentunya tidak sampai berdampak pada masalah pada Pemilik Tanah di Organda.
GKI Lembah Yordan melalui Badan Usaha Jemaat, bekerja sama dengan WWF Region Papua dan Pemerintah Kota Jayapura , siap menyukseskan pelaksaan Penanaman 1000 Pohon, Bapak Edison Koibur selaku Waket Pembangunan GKI Lembah Yordan, siang tadi saat menerima Tim Teknis dari WWF Region Papua, menjelaskan kepada Tim bahwa Penanaman ini merupakan langkah awal kami di panitia pembangunan bahwa di lokasi ini akan dibangun gedung gereja yang baru, untuk itu keterlibatan semua pihak Gereja , Pemerintah dan WWF pada kegiatan ini sangat strategis untuk pengembangan Jemaat kedepan nantinya, sebelum dibangun perlu penataan dan tentunya melibatkan semua pihak baik dari Gereja & Pemerintah serta Stakeholder lainnya.
Sementara itu dari Tim teknis WWF sangat mengapresiasi kegiatan ini, mereka berpesan bahwa Warga Jemaat harus memulai, karena dengan menanam kita mewarisi masa depan bagi anak cucu kita, mereka berjanji akan memberikan pendampingan jika diperlukan, secara Alkitabiah terdapat dalam kitab sebagai berikut Setelah Allah menciptakan langit dan bumi dan mengisinya dengan segala makhluk yang bergerak di cakrawala, dalam air, di udara dan di atas muka bumi, pada hari keenam direncanakanNya membuat manusia menurut gambar dan rupa Allah sendiri, agar manusia ‘berkuasa’ atas makhluk-makhluk yang lain itu. Dan demikian terjadi. Manusia diciptakan menurut gambar Allah, laki-laki dan perempuan, lalu diberkati Allah dengan kata-kata ini:
“Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu ({yunani}, kibsylrha, dari kata kerja kabbasy), berkuasalah (a r, redu, dari kata kerja raddah) atas ikan-ikan di taut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” (Kej. 1:28b).
Menyikapi fenomena perubahan iklim, maka dukungan dan partisipasi semua Warga Jemaat GKI Lembah Yordan sangat diperlukan untuk Gerakan EARTH HOUR .Tahun ini, perayaan Earth Hour di Jemaat GKI Lembah Yordan yang jatuh pada Sabtu, 19 Maret 2016 pukul 20.30-21.30 waktu setempat, Jemaat GKI Lembah Yordan pada Gerakan EARTH HOUR Tahun ini, sebagaimana diketahui tahun ini perayaan EARTH HOUR jatuh pada Sabtu, 19 Maret 2016 pukul 20:30 – 21.30 , EARTH HOUR merupakan gerakan publik, untuk menyatukan masyarakat dari seluruh dunia untuk berkomitmen bergaya hidup hemat energi dengan cara mematikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam. Di tahun ke-8 di Indonesia, EARTH HOUR akan diselenggarakan pada tanggal 19 Maret 2016, pukul 20.30 – 21.30 waktu setempat.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/18/cegah-perubahan-iklim-iman-perlu-aksi-nyata/

RAPAT ISTIMEWA PAM GKI LEMBAH YORDAN

PAMSehubungan dengan pengunduran diri Sdr. Richard Wattimena sebagai Ketua PAM GKI Lembah Yordan dan terjadi kekosongan di posisi Ketua PAM maka diadakan suatu Rapat Istimewa dengan agenda Pergantian Ketua PAM. Rapat Istimewa dilaksanakan pada hari Minggu, 13 Maret 2016 di Geudng Gereja Lembah Yordan dan dihadiri oleh 19 anggota BP PAM dan didampingi oleh Sekretaris Seksi Pemuda Klasis, Sdr. John Apaserai dan juga Senior PAM GKI Lembah Yordan, Sdr. Frans Rumere. Rapat ini juga dihadiri oleh Pelaksana Harian Majelis Jemaat diantaranya adalah Pdt. S.P. Mandibondibo,S.Si,Theol sebagai Ketua PHMJ, Pnt. Maichel Kareth sebagai Wakil Sekretaris PHMJ, Pnt. Jantje Wakanno sebagai Koordinator Urusan Pembinaan Jemaat, dan Pnt. Lucky Sondakh sebagai Majelis Pendamping PAM. Tema dari Rapat Istimewa PAM GKI Lembah Yordan adalah “Melayani bukan untuk Dilayani” dan diharapkan bahwa Ketua PAM yang baru mampu menempatkan posisi sebagai seorang pemimpin/leader bukan sebagai seorang penyuruh/boss.

Rapat Istimewa ini dibuka secara langsung oleh Pdt. S.P. Mandibondibo, dan beliau menyampaikan dalam sambutan bahwa diharapkan Ketua PAM yang baru mampu merangkul anggota muda yang belum bergabung dan meningkatkan pelayanan di lingkungan jemaat. Terdapat juga paparan dari Sdr. John Apaserai. “Jemaat Lembah Yordan dapat menjadi contoh bagi jemaat lain yang menerapkan Pedoman Pelayanan PAM GKI, karena PAM Lembah Yordan telah melaksanakan dua rapat penting yaitu Rapat Anggota dan Rapat Istimewa” ujarnya. Setelah paparan dari Sekretaris Seksi Pemuda Klasis, dilanjutkan dengan penyampaian mengenai Program BP PAM tahun 2014 – 2016. Penyampaian ini bertujuan agar Ketua PAM terpilih dapat mengevaluasi setiap program yang telah terlaksana dan belum terlaksana. Penyampaian program BP PAM ini dipimpin langsung oleh Sdr. Herman Tumeno sebagai Wakil Ketua PAM dan Sdr. Yuditra Suoth sebagai Sekretaris PAM. Dalam pemaparan Sekretaris PAM menyampaikan bahwa tingkat keberhasilan program PAM berkisar di persentase 75% – 80%. Hal ini menjadi catatan bagi Ketua PAM terpilih untuk meningkatkan persentase keberhasilan program di tahun 2016.

Setelah menyampaikan mengenai program PAM maka langsung dilanjutkan dengan Pemilihan Ketua PAM. Proses pemilihan ini dibagi dalam dua sesi yaitu sesi pertama untuk memilih calon ketua PAM dan setelah ditanyakan kesediaan dari calon ketua PAM terpilih maka dilanjutkan sesi kedua untuk memilih ketua PAM. Untuk sesi pertama, seluruh anggota BP PAM berhak dipilih dan memilih, dalam sesi ini terjaring 4 Calon Ketua PAM yaitu Sdr. Derek Marisan, Sdr. Fredy Wakanno, Sdr. John Simbiak, dan Sdr. Yuditra Suoth. Untuk melanjutkan sesi 2, maka ditanya kesediaan dari calon ketua PAM terpilih, seluruh Calon Ketua PAM bersedia kecuali Sdr. Yuditra Suoth yang memutuskan untuk mundur dari Calon Ketua PAM dan akan tetap pada posisi sebagai Sekretaris PAM. Di sesi kedua, seluruh calon ini dipilih kembali oleh Badan Pelayan dan berdasarkan hasil rekapitulasi suara, Sdr. Derek Marisan memperoleh suara sebanyak 15, Sdr. Fredy Wakanno dan Sdr. John Simbiak memperoleh 2 suara. Secara otomatis maka Sdr. Derek Marisan terpilih sebagai Ketua PAM yang baru untuk menggantikan Sdr. Richard Wattimena. Dengan terpilihnya Sdr. Derek Marisan maka tidak terjadi kekosongan posisi Ketua PAM dan Sdr. Derek bersama seluruh Badan Pelayan PAM bertugas hingga tahun 2019. Akhirnya Rapat Istimewa ini ditutup langsung oleh Ketua PHMJ GKI Lembah Yordan, Pdt. S.P. Mandibondibo. (YF)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/14/rapat-istimewa-pam-gki-lembah-yordan/

PENGENALAN UNSUR PAM KEPADA PESERTA KATEKISASI

pam organda

Gambar 1 Anggota BP PAM menyanyikan MARS PAM GKI di Tanah Papua

 Untuk membimbing dan mengenalkan unsur Persekutuan Anggota Muda GKI, maka BP PAM GKI Lembah Yordan diundang oleh PHMJ GKI Lembah Yordan untuk memberikan materi kepada peserta katekisasi tahun 2016. Kegiatan ini dilaksanakan setelah ibadah minggu, 6 Maret 2016. Pengenalan unsur PAM kepada peserta katekisasi ini pertama kali dilakukan oleh BP PAM karena pada tahun-tahun sebelumnya dalam pemberian materi kepada peserta katekisasi belum melibatkan unsur PAM. Pembekalan ini dihadiri sekitar 15 orang peserta katekisasi. Materi yang diberikan oleh BP PAM diantaranya adalah Sejarah PAM GKI Lembah Yordan, Pedoman Pelayanan PAM GKI di Tanah Papua dan Pengenalan Anggota BP PAM Periode 2014 – 2019. Pemberian materi ini dipimpin langsung oleh Sekretaris BP PAM, Sdr. Yuditra Suoth dan Majelis Pendamping PAM, Pnt. Lucky Sondakh serta didampingi oleh koordinator dan anggota dari tiap seksi unsur PAM.

Tujuan dari pemberian materi ini adalah agar peserta katekisasi dapat menyesuaikan diri dan bergabung secara aktif dengan unsur PAM karena setelah diteguhkan sebagai anggota sidi jemaat dan jika belum menikah maka sesuai dengan pedoman pelayanan, yang bersangkutan termasuk anggota PAM. Dalam paparannya, Pnt. Lucky Sondakh menyampaikan bahwa setiap anggota katekisasi setelah diteguhkan harus terlibat aktif dalam unsur PAM. Beliau juga menyampaikan bahwa peserta katekisasi ini menjadi kader untuk menggantikan BP PAM saat ini dan melalui wadah PAM dapat belajar menjadi pemimpin.

Selain pemberian materi, tiap anggota BP PAM juga menyampaikan pengalaman ketika masuk dalam BP PAM. Salah satu yang membagikan pengalamannya adalah Bendahara BP PAM, Sdri. Insos Sarwom. “Saya belajar berbicara di hadapan orang banyak, belajar untuk berani dan mengatur waktu melalui unsur PAM”, ujarnya. Diharapkan dengan adanya pemberian materi ini maka peserta katekisasi semakin terlibat dalam ibadah rutin maupun kegiatan-kegiatan PAM yang telah diprogramkan tahun 2016.[Yudistra]

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/09/pengenalan-unsur-pam-kepada-peserta-katekisasi/

» Post terbaru

Fetch more items