Arsip Kategori: Panitia Pembangunan Gereja

Jul 18 2017

Rapat Panitia Pembangunan Gedung Gereja Jemaat GKI Lembah Yordan -Emereuw

Rapat Panitia Pembangunan Gedung Gereja GKI Lembah Yordan dilaksanakan pada minggu, 16 Juli 2017, hadir pada Rapat tersebut PHMJ yang di Wakili oleh Pnt. M Kareth, dan rapat di pimpin langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja, Diawali dengan doa , dan dalam  mengawali rapat tersebut ketua panitia K F Mambay menyampaikan bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan untuk melakukan perbuatan-perbuatan mulia, terutama dalam membangun rumah Tuhan atau gedung Gereja , untuk itu beliau mengajak dan berharap kepada seluruh warga jemaat  yang dikasihi Tuhan untuk ikut menyumbangkan waktu, tenaga dan pikiran berwujud dana untuk mendukung pelaksanaan program kerja panitia pembangunan Gedung Gereja GKI Lembah Yordan  agar menjadi luas  dan kapasitasnya dapat mengundang banyak orang untuk datang beribadah. Dan rapat kali ini khusus membicarakan Program Kerja Seksi Usaha dana, dalam pemaparan program oleh Koordinator Seksi Usaha dana , Bapak Ronald Owu dan  adapun beberapa program yang diusulkan sebagai berikut  :

  1. Kantin Pembangunan
  2. Bazaar Makanan
  3. Sumbangan Wajib (Kartu Sumbangan Wajib)
  4. Janji Iman (Disiapkan Kartu)
  5. Sampul Syukur Untuk Pembangunan Gereja Baru
  6. Persembahan Syukur Dalam Ibadah rutin Panitia Pembangunan setiap bulan
  7. Aksi 5 menit di rumah Gereja sekali dalam sebulan
  8. Kupon Makanan (Kerja sama dengan KFC)
  9. Kupon berhadiah panitia Pembangunan
  10. Makan Sumbang
  11. Pembuatan Kalender Tahun 2018
Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2017/07/18/rapat-panitia-pembangunan-gedung-gereja-jemaat-gki-lembah-yordan-emereuw/

SEHATI SEPIKIRLAH KAMU !

logo_sehati_sepikirIbadah Panitia Pembangunan GKI Lembah Yordan, pada Jumat 10 Juni 2016 di kediaman Pdt. S Mandibondibo,S.Si,Theol merupakan ibadah bulanan yang di Programkan oleh Majelis Urusan Pekabaran Injil, Ibadah ini merupakan bagian dari upaya untuk menggumuli bersama-sama semua program panitia pembangunan dalam jemaat GKI Lembah Yordan, Dalam Khobatnya Pdt. D Robot,S.Th menyampaikan firman Tuhan didalam kitab 2 Korintus 13 : 11 yang mana mengajak segenap Panitia Pembangunan untuk merenung bersama Tanggung Jawab dalam pelayanan yang dipercayakan Tuhan kepada Panitia, setiap pribadi yang ada dalam Panitia Pembangunan sudah mendapat kepecaayaan dari Tuhan, sehingga hendaknya kepercayaan itu dijaga dan syukuri sebagai berkat Tuhan kepada mereka yang bertekun dan berpengharapan kepada Tuhan, di ingatkan bahwa Tuhan berpesan dalam firmannya bahwa “ Ia akan menyertai kita, sehingga pekerjaan Tuhan jangan di kira bahwa dalam pelayanan tidak ada masalah, Pdt. D Robot, S.Th mengatakan bahwa anak-anak Tuhan juga mengalami masalah dalam kehidupan, tetapi Tuhan kita tidak akan membiarkan kita hidup sendiri, Ia akan menyertai kita sampai kesudahan, yang harus dipegang adalah Janji Tuhan itu Ya dan Amin, jika ada masalah itu artinya Tuhan ingin kita belajar dari masalah untuk mendewasakan iman kita. Diharapkan juga bahwa dalam melayani Tuhan kita harus bergandengan tangan baik Majelis, Panitia dan warga Jemaat, harus sehati dan sepikir dalam melasanakan tugas panggilan pelayanan, jika ada perbedaa tegurlah dengan kasih, dan bersama-sama sebagai suadara di dalam Tuhan harus memberi teladan dan contoh, bahwa perbedaan itu ada agar kita saling melengkapi dan menolong.
Ibadah ini juga sekaligus mensyukuri berkat umur panjang bagi kedua anak dari Pdt. S Mandibondibo,S.Si,Theol sekaligus Ibadah bulanan Panitia Pembangunan, diakhir ibadah disampaikan beberapa hal oleh Ketua Pembangunan GKI Lembah Yordan, Bapak K F Mambay, bahwa saat ini proses pekerjaan fisik dari Talud di samping gereja sedang dikerjakan untuk semua harus berperan aktif dalam mengawasi pekerjaan yang sedang berlangsung dari CV.Sinar Baru Papua, dan bagi anggota jemaat yang ingin bekerja bisa mendaftar di Panitia Pembangunan, dan Pekerjaan ini patut disyukuri karena dari sekian banyak Jemaat di Kota Jayapura, kita Jemaat GKI Lembah Yordan dipercayakan oleh Tuhan melalui BPBD Kota Jayapura untuk mendapat bantuan pembangunan Talud ini.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/06/11/sehati-sepikirlah-kamu/

Bantuan Talud kepada Jemaat GKI Lembah Yordan mulai dikerjakan

taludSabtu akhir pekan [4/06] bertempat di lokasi Pembangunan gedung Gereja baru GKI Lembah Yordan yang direncanakan melalui keputusan Sidang Jemaat VII pada tahun pelayanan 2016 ini, telah dimulai pekerjaan Talud yang dihibahkan oleh Badan Penanggulang   Bencana Daerah Kota Jayapura melalui Dana Siap Pakai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana  RI di Jakarta, saat meninjau lokasi pembangunan talud di Jemaat GKI Lembah Yordan,   Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Bernard J. Lamia kepada Ketua Pembangunan GKI Lembah Yordan K F Mambay berharap untuk memberikan dukungan terkait proses pekerjaan pembangunan talud ini, agar berjalan dengan aman dan lancar, terutama untuk menyelesaikan keseluruhan pembangunan talud dari perencanaan semula, bisa dilakukan upaya kepada pihak lain, agar dapat menambah pembiayaan yang sangat terbatas dari Badan Penanggulang   Bencana Daerah Kota Jayapura.lokasi talud

Sebelumnya pekerjaan ini merupakan hasil dari kunjungan kasih yang di lakukan Walikota Jayapura, melalui Sekda Kota Jayapura bersama pimpinan SKPD Desember 2015 , yang mana saat itu diarahkan kepada Sekretaris Jemaat oleh Kepala  Badan Penanggulang   Bencana Daerah Kota Jayapura Bernard J. Lamia untuk menyiapkan usulan pembangunan talud, menyikapi petunjuk dan arahan tersebut, Tim Teknis Panitia Pembangunan GKI Lembah Yordan yang dikoordinir oleh Bapak Leopard Furay membuat perencanaan dan mengusulkan ke BPBD Kota Jayapura, dan Puji Tuhan , tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama pekerjaan talud sudah segera mulai dikerjakan.

Mengawali semua pekerjaan di lokasi pembangunan talud,  Pnt.  J Wakano yang berkesempatan hadir,  memimpin doa bersama untuk semua proses pekerjaan ini, dan mengucap syukur atas campur tangan dan karya Tuhan yang besar bagi Jemaat GKI Lembah Yordan, dan dalam doanya juga Pnt. J  Wakano berdoa untuk ikatan kasih persaudaraan dalam Jemaat di dalam Tuhan Yesus Kristus, agar Majelis Jemaat, Panitia Pembangunan dan warga jemaat bersama-sama saling menopang dalam pekerjaan Tuhan untuk Hormat dan kemulian bagi nama Tuhan kita Yesus Kristus.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/06/05/bantuan-talud-kepada-jemaat-gki-lembah-yordan-mulai-dikerjakan/

Kapolres Jayapura memberikan bantuan kepada Jemaat GKI Lembah Yordan – Perum Organda

pintu gerejaLembah Yordan – Pekerjaan renovasi gedung Gereja Jemaat  GKI Lembah Yordan masih terus berlangsung hingga saat ini, beberapa waktu lalu Kepala Kepolisian Resor Jayapura Kota AKBP Jeremias Rontini memberikan bantuan kepada Jemaat GKI Lembah Yordan berupa bahan Pintu Utama GKI Lembah Yordan yang sementara ini dikerjakan oleh Majelis Urusan Ekubang , menurut Pnt. Tumeno, dengan bantuan dari Bapak Kapolres ini dapat meringankan beban anggaran pekerjaan renovasi ini.  Seperti diketahui bahwa pekerjaan renovasi atap gedung gereja Jemaat GKI Lembah Yordan di kerjakan tahun lalu, dan sementara masih terus dikerjakan dengan dukungan para donatur dari dalam dan luar Jemaat. Pekerjaan renovasi ini telah digumuli bersama dalam sidang jemaat VII dan hasil keputusan sidang Jemaat adalah pekerjaan renovasi gereja dilanjutkan.

Dalam kesempatan kunjungan ke organda tahun lalu, Kapolres bertemu dengan ketua Pembangunan GKI Lembah Yordan, Bapak  K F Mambay dan menyempatkan diri melihat kondisi keamanan di organda pasca kerusuhan tahun 2015 lalu dan dari hasil diskusi dengan ketua Pembangunan GKI Lembah Yordan, melalui Kapolsek Abepura, Kompol Marthen W. Asmuruf   beberapa pekan lalu mendatangi Panitia Pembangunan di Jemaat GKI Lembah Yordan, dan menyerahkan sejumlah uang yang kemudian dibelanjakan untuk kebutuhan renovasi pintu utama gedung gereja Jemaat GKI Lembah Yordan. Menurut K F Mambay, jangan di lihat dari besar kecilnya  pemberian, tetapi hendaknya dimaknai bahwa kita semua yang diberkati Tuhan dalam tugas dan jabatan kita, kiranya kita bisa menjadi lilin – lilin kecil yang menerangi pekerjaan Tuhan ini, melalui berkat-berkat yang di titipkan melalui tugas dan panggilan pelayanan kita dalam Jabatan yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Selanjutnya menurut Mambay di tahun pelayanan 2016 ini, Panitia Pembangunan Jemaat GKI Lembah Yordan  bersama-sama dengan Majelis Urusan Ekubang dan di koordinir oleh Majelis Urusan Pekabaran Injil menjadwalkan  Ibadah bulanan yang sementara berjalan, diawali oleh Ibadah di ruang konsistori yang di pimpin oleh Ibu Pdt D Robot,S.Th , dan akan terus di jadwalkan  untuk tahun pelayanan 2016 ini.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/04/29/kapolres-jayapura-memberikan-bantuan-kepada-gki-jemaat-lembah-yordan/

Kemitraan yang berdampak pada Jemaat GKI Lembah Yordan

DSC_0086Lembah Yordan [23/04] Setelah menerima Tim Teknis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Ketua Panitia Pembangunan GKI Lembah Yordan , K.F Mambay mengatakan Pekerjaan Pembangunan Talud akan segera di kerjakan dalam waktu dekat, terhitung dua minggu dari saat kunjungan siang tadi dan dana Pembangunan bersumber dari APBN . Ketua Majelis Jemaat Pdt. S P Mandibondibo, S.Si Theol saat menerima Tim Teknis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura bersama Ketua Pembangunan, mengatakan bahwa sebagai salah satu jemaat di Klasis Kota Jayapura, kita patut memanjatkan Pujian dan Syukur kepada Tuhan kita Yesus Kristus yang adalah Kepala Gereja, karena atas perkenaan-Nya-lah semua ini bisa terjadi, Tuhan telah mengirimkan anak-anaknya yang sudah Dia percayakan sebagai pejabat di Jajaran Pemerintahan untuk membantu pelayanan dalam Gereja Tuhan ini melalui pekerjaan ini. Bapak M Rumbino, sebagai penanggung jawab Teknis dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura mengharapkan dukungan dan partisipasi warga Jemaat dalam pekerjaan ini, agar pekerjaan ini dapat selesai dan tidak meninggalkan masalah namun sebaliknya bisa dipertanggung jawabkan. Seperti di ketahui Sejarah Lembaga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terbentuk tidak terlepas dari perkembangan penanggulangan bencana pada masa kemerdekaan hingga bencana alam berupa gempa bumi dahsyat di Samudera Hindia pada abad 20. Sementara itu, perkembangan tersebut sangat dipengaruhi pada konteks situasi, cakupan dan paradigma penanggulangan bencana. Melihat kenyataan saat ini, berbagai bencana yang dilatarbelakangi kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis mendorong Indonesia untuk membangun visi untuk membangun ketangguhan bangsa dalam menghadapi bencana. Wilayah Indonesia merupakan gugusan kepulauan terbesar di dunia. Wilayah yang juga terletak di antara benua Asia dan Australia dan Lautan Hindia dan Pasifik ini memiliki 17.508 pulau. Meskipun tersimpan kekayaan alam dan keindahan pulau-pulau yang luar biasa, bangsa Indonesia perlu menyadari bahwa wilayah nusantara ini memiliki 129 gunung api aktif, atau dikenal dengan ring of fire, serta terletak berada pada pertemuan tiga lempeng tektonik aktif dunia?Lempeng Indo-Australia, Eurasia, dan Pasifik. Ring of fire dan berada di pertemuan tiga lempeng tektonik menempatkan negara kepulauan ini berpotensi terhadap ancaman bencana alam. Di sisi lain, posisi Indonesia yang berada di wilayah tropis serta kondisi hidrologis memicu terjadinya bencana alam lainnya, seperti angin puting beliung, hujan ekstrim, banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Tidak hanya bencana alam sebagai ancaman, tetapi juga bencana non alam sering melanda tanah air seperti kebakaran hutan dan lahan, konflik sosial, maupun kegagalan teknologi. Menghadapi ancaman bencana tersebut, Pemerintah Indonesia berperan penting dalam membangun sistem penanggulangan bencana di tanah air. Pembentukan lembaga merupakan salah satu bagian dari sistem yang telah berproses dari waktu ke waktu dan di Pemerintah Kota Jayapura juga terdapat Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Penanganan Darurat dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Ritha Olua yang juga mantan Kepala Kelurahan Yabansai – Perumnas III Waena berpesan agar Konsultan dan Kontraktor dari Pembangunan Talud Gedung Gereja GKI Lembah Yordan untuk terus membangun komunikasi dan harus ada kepercayaan di antara sesama dalam proses pekerjaan ini, setidaknya kita harus berterima kasih karena dari sekian proposal yang diajukan, GKI Lembah Yordan terpilih mendapat kesempatan pembangunan Talud untuk menghindari bencana longsor.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/04/23/kemitraan-yang-berdampak-pada-jemaat-gki-lembah-yordan/

Mar 18 2016

Cegah Perubahan Iklim, Iman Perlu Aksi Nyata

12698133_798650443601362_1469362146059567619_oDalam Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Sekretaris Eksekutif Komisi Keadilan dan Perdamaian Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), RD PC. Siswantoko Pr di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta, 4 Februari 2016 bulan lalu mengingatkan perubahan iklim atau Climate Change merupakan bencana kemanusiaan dengan korban utama orang-orang kecil yang hidupnya hanya tergantung dan mengandalkan keteraturan musim. Untuk itu Gereja menyerukan perlunya “pertobatan ekologi” dengan mengubah perilaku yang menyebabkan orang tidak peduli pada lingkungan melalui pendidikan formal dan non-formal. GKI Lembah Yordan pada Keputusan Sidang Jemaat VII, telah menetapkan beberapa program konkrit sebagai bagian dari tanggung jawab Iman Jemaat kepada Tuhan melalui kerja bakti yang telah dilakukan oleh PHMJ bersama Pemerintah Distrik Heram dan Kelurahan Hedam beberapa waktu lalu.
Dan sebagai bentuk aktualisasi Iman dalam masa raya pelaksanaan Hari Paskah, Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi GKI Lembah Yordan melaksanakan gerakan menanam 1000 Pohon di Wilayah Pelayanan GKI Lembah Yordan yang melibatkan semua Urusan dan Unsur Jemaat , Frans Rumere, selaku ketua mengingatkan Masalah lingkungan hidup – mau tidak mau – merupakan milik kita bersama, baik lokal maupun global. Juga keprihatinan kita bersama? Belajar dari pengalaman Banjir selalu menyisahkan kisah buruk bagi Warga Perum Organda, Penanaman 1000 Pohon ini adalah bentuk dari aktualisasi Iman Kekristenan kita.
Sementara itu, Wakil Sekretaris Jemaat GKI Lembah Yordan, Pnt.Maikel Kareth, yang juga selaku staf PNS di Lingkungan Dinas Kehutanan Provinsi Papua kepada Panitia dihimbau untuk melakukan penanaman di lokasi yang telah ditetapkan, lalu perhatikan pola tanam dan tentunya tidak sampai berdampak pada masalah pada Pemilik Tanah di Organda.
GKI Lembah Yordan melalui Badan Usaha Jemaat, bekerja sama dengan WWF Region Papua dan Pemerintah Kota Jayapura , siap menyukseskan pelaksaan Penanaman 1000 Pohon, Bapak Edison Koibur selaku Waket Pembangunan GKI Lembah Yordan, siang tadi saat menerima Tim Teknis dari WWF Region Papua, menjelaskan kepada Tim bahwa Penanaman ini merupakan langkah awal kami di panitia pembangunan bahwa di lokasi ini akan dibangun gedung gereja yang baru, untuk itu keterlibatan semua pihak Gereja , Pemerintah dan WWF pada kegiatan ini sangat strategis untuk pengembangan Jemaat kedepan nantinya, sebelum dibangun perlu penataan dan tentunya melibatkan semua pihak baik dari Gereja & Pemerintah serta Stakeholder lainnya.
Sementara itu dari Tim teknis WWF sangat mengapresiasi kegiatan ini, mereka berpesan bahwa Warga Jemaat harus memulai, karena dengan menanam kita mewarisi masa depan bagi anak cucu kita, mereka berjanji akan memberikan pendampingan jika diperlukan, secara Alkitabiah terdapat dalam kitab sebagai berikut Setelah Allah menciptakan langit dan bumi dan mengisinya dengan segala makhluk yang bergerak di cakrawala, dalam air, di udara dan di atas muka bumi, pada hari keenam direncanakanNya membuat manusia menurut gambar dan rupa Allah sendiri, agar manusia ‘berkuasa’ atas makhluk-makhluk yang lain itu. Dan demikian terjadi. Manusia diciptakan menurut gambar Allah, laki-laki dan perempuan, lalu diberkati Allah dengan kata-kata ini:
“Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu ({yunani}, kibsylrha, dari kata kerja kabbasy), berkuasalah (a r, redu, dari kata kerja raddah) atas ikan-ikan di taut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.” (Kej. 1:28b).
Menyikapi fenomena perubahan iklim, maka dukungan dan partisipasi semua Warga Jemaat GKI Lembah Yordan sangat diperlukan untuk Gerakan EARTH HOUR .Tahun ini, perayaan Earth Hour di Jemaat GKI Lembah Yordan yang jatuh pada Sabtu, 19 Maret 2016 pukul 20.30-21.30 waktu setempat, Jemaat GKI Lembah Yordan pada Gerakan EARTH HOUR Tahun ini, sebagaimana diketahui tahun ini perayaan EARTH HOUR jatuh pada Sabtu, 19 Maret 2016 pukul 20:30 – 21.30 , EARTH HOUR merupakan gerakan publik, untuk menyatukan masyarakat dari seluruh dunia untuk berkomitmen bergaya hidup hemat energi dengan cara mematikan lampu dan alat elektronik yang sedang tidak dipakai selama 1 jam. Di tahun ke-8 di Indonesia, EARTH HOUR akan diselenggarakan pada tanggal 19 Maret 2016, pukul 20.30 – 21.30 waktu setempat.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/18/cegah-perubahan-iklim-iman-perlu-aksi-nyata/

GKI Lembah Yordan dikunjungi Tim Verifikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana

bpbdLembah Yordan [14/03] – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Bernard J. Lamia bersama Tim verifikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana melakukan kunjungan ke Jemaat GKI Lembah Yordan, menurut ketua Panitia Pembangunan K F Mambay, yang menerima Tim dari BNPB Pusat ini “ kunjungan ini untuk memastikan lokasi yang rawan bencana longsor, menurut Mambay, yang baru diangkat kembali sebagai ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja GKI Lembah Yordan, kunjungan ini untuk menjawab proposal yang diajukan awal tahun 2016 ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, proposal yang diajukan oleh Panitia Pembangunan atas arahan Sekretaris Jemaat GKI Lembah Yordan Pnt. Jerry Agus Yudianto yang pada akhir tahun lalu mendapat kunjungan kasih dari Sekda Kota Jayapura beserta jajarannya, ketika itu melihat lokasi gedung gereja GKI Lembah Yordan yang sangat berpotensi longsor dilahan yang akan dibangun gedung gereja, maka Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Bernard J. Lamia memberikan petunjuk kepada PHMJ yang di Wakili oleh Pnt. Jerry Agus Yudianto untuk mempersiapkan sebuah proposal pembangunan talud, dan atas petunjuk tersebut maka Panitia Pembangunan melalui Tim Teknis melakukan kajian dan analisa kebutuhan serta membuat desain talud yang kemudian di sampaikan kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura dan hal yang patut di syukuri adalah dari usulan semula Panitia, telah dilakukan revisi dan bantuan pembangunan talud yang diberikan Pemerintah Pusat & Kota Jayapura sangat memuaskan karena mampu menjawab pergumulan Jemaat GKI Lembah Yordan.
“ Puji Tuhan, kita jemaat GKI Lembah Yordan bersyukut karena diberikan kesempatan oleh Tuhan dihari ini mendapat kunjungan dari Pusat, yang didampingin langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Bernard J. Lamia, Tuhan yang mempercayakan pekerjaan pelayanan ini bagi kita semua, akan memberkati setiap upaya dan kerja yang sungguh-sungguh dilakukan untuk hormat dan kemulia-an bagi nama Tuhan kita “ demikian disampaikan oleh ketua Majelis Jemaat Pdt. S Mandibondibo, S.Si.Theol yang mendampingi Tim Verifikasi saat berada dilokasi GKI Lembah Yordan, pada saat yang sama Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja mengajak pimpinan BPBD Kota Jayapura untuk berkenan hadir pada penanaman 1.000 pohon pada hari sabtu pekan ini, yang akan dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan bekerja sama dengan Panitia Hari-hari Besar Gerejawi GKI Lembah Yordan.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/16/gki-lembah-yordan-dikunjungi-tim-verifikasi-dari-badan-nasional-penanggulangan-bencana/

Panitia Pembangunan Gedung Gereja GKI Lembah Yordan Organda Dilantik

GKI Lembah yordan organda-1Ketua Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan Organda, Pdt S Mandibondibo ,S.Si.Theol telah melantik panitia pembanguan gedung gereja GKI Lembah Yordan Organda, Minggu(28/2/2016) berlangsung pada ibadah kedua pukul 09.00 pagi. Panitia akan bekerja sejak dilantik 29 Februari 2016-2019 sesuai dengan tahun kerja Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan.
Sebelumnya dalam ibadah yang dipimpin Ibu  Pdt D Robot,S.Th saat khotbahnya mengutip pembacaan dari Lukas 9:57-62 dan Efesus 5:1-8 menyebutkan tentang hal mengikuti Yesus yang baik dan benar.

Menurut Ibu Pdt Robot ada empat hal mengikuti Yesus Kristus pertama harus kenal dengan baik siapa itu Tuhan dan harus percaya. Kedua harus menyangkal diri, ketiga harus mengutamakan Tuhan dalam segala hal termasuk dalam melakukan pekerjaan. Utamakan Tuhan karena Dia itu sumber berkat. Keempat harus berani melangkah mengikuti Tuhan.ketua gki organda

Melalui khotbahnya Pdt Robot mengatakan bahwa pekerjaan pembangunan gereja bukan tanggungjawab panitia saja tetapi semua anggota jemaat yang ada di dalam Gereja GKI Lembah Yordan Organda. Susunan kepanitiaan ini hampir sebagian besar wajah lama, termasuk Ketua Panitia masih dijabat Mambay dan wakil Ketua Edison Koibur serta Sekretaris Panitia Nofree Rompas.(D Mampioper*)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/02/29/panitia-pembangunan-gedung-gereja-gki-lembah-yordan-organda-dilantik/