Jan 28

Doa bukan membawa kita bebas dari masalah tetapi doa membawa kita untuk menang dari Masalah

Dalam Ibadah Minggu, 28 Januari 2018 melalui perenungan firman Tuhan di Jemaat GKI Lembah Yordan – Emereuw , dalam firman Tuhan Matius 6 : 5 – 13 Pdt. M Pulalo,M.Th menyampaikan khotbahnya dengan dengan tegas menyampaikan kepada Jemaat bagaimana seharusnya berdoa, jangan berdoa seperti orang munafik. Mereka suka mengucapkan doanya dengan berdiri dalam rumah-rumah ibadat dan pada tikungan-tikungan jalan raya supaya mereka dilihat orang. menurutnya ada 4 hal yang perlu di ketahui tentang hal berdoa, diantaranya : Asal usul Doa, dilihat dari sosiologi doa, dimana dijumpai rasa kekaguman manusia pada alam disekitarnya sehingga ada ungkapan syukur, berikutnya adalah apa sebenarnya doa itu, menurutnya doa adalah komunikasi manusia dengan Sang Klangitnya, Doa bukan membawa kita bebas dari masalah tetapi doa membawa kita untuk menang dari Masalah, berikutnya Doa adalah landasan hidup atau dasar hidup seseorang, dan yang terakhir Doa adalah tindakan bukan sekedar berkata-kata.
Di akhir ibadah Minggu ini, diadakan rapat perdana oleh Panitia pembangunan Gedung Gereja, dalam rapat tersebut di bahas 3 agenda penting yaitu reposisi struktur panitia untuk efektifitas dan efesiensi kerja panitia, mengingat bekerja dalam kebun anggur Tuhan adalah sebuah panggilan maka setiap orang dipanggil untuk merefleksikan tanggung-jawab bagi pekerjaan Tuhan, berikutnya adalah Ibadah bulanan panitia untuk mengefektifkan partisipasi anggota panitia dalam merespon panggilan sebagai panitia pembangunan gedung gereja, dan agenda yang sangat penting adalah review hasil sidang jemaat untuk segera di kongkritkan dalam hidup berjemaat melalui pembangunan talud gereja sebagai langkah awal mempersiapkan pembangunan fondasi gereja, hadir dalam rapat tersebut 13 Anggota Panitia dari 54 Anggota Panitia, ketua PHMJ Pdt M Pulalo,M.Th dalam arahannya menyampaikan terima kasih dan mohon terus setia bekerja menopang pembangunan Gedung gereja yang baru, sementara beliau sudah dilantik sebagai Ketua Klasis Muara Tami (EK)

Des 08

” Datanglah Kerajaan-Mu “

Karakteristik Jemaat GKI Lembah Yordan Emereuw adalah Jemaat yang multi kultural, hal ini terlihat dari jemaat yang heterogen, yang datang dari berbagai ragam suku yang ada di Indonesia dan mendiami lembah yordan , atau yang sering disebut organda.

Tentu dengan berbagai latar belakang yang berbeda,  dinamika dalam pelayanan terus berkembang dinamis, Wilayah pelayanan Jemaat GKI Lembah Yordan terdiri dari 4 (Empat) WIJK dan 8 (delapan ) KSP, dengan Majelis Jemaat yang berjumlah 48 Orang dan 2 (dua) Pelayan Firman, 1 (satu) Pelayan Umum serta tenaga kostor dan tenaga Tata Usaha.

Saat ini Jemaat GKI Lembah Yordan memiliki ± 180 KK dan 870 Jiwa Anggota Jemaat, dan berada di Wilayah yang rawan bencana alam banjir, dan dari sisi fasilitas umum, saat ini jalan akses utama ke Jemaat GKI Lembah Yordan mengalami kerusakan akibat banjir, dampaknya sering terjadi perbaikan jalan tanpa koordinasi dengan RT/RW bahkan kelurahan dan ini menimbulkan keresahanan akibat banyak warga yang diminta sumbangan.

Potret lain yang dijumpai di Jemaat GKI Lembah Yordan adalah “ Orang Mabuk “ dan “ Penjualan Togel “ yang kian menjadi, tentunya semua pihak harus menyikapi ini dengan serius karna dampaknya sangat buruk bagi kenyamanan, keamanan dan ketertiban di Lembah Yordan Emereuw,

Gambarang singkat diatas adalah tantangan yang dihadapi dalam pelayanan, dan kesemuanya yang disebutkan diatas adalah realita tanpa saling menyalahkan, tetapi dibutuhan kebersamaan, kekompakan dan terlebih “ rendah hati “ dalam melayani, Jemaat secara bersama sama bergumul untuk menghadirkan tanda – tanda kerajaan Allah di GKI Lembah Yordan Organda, demikian pengantar dari Wakil Sekretaris Jemaat Pnt. Maichel F Kareth sebelum memberikan laporan pertanggung jawaban pelayanan di tahun 2017 pada Sidang Jemaat IX  pada hari ini [08/12/2017]  di Jemaat GKI Lembah Yordan, hadir sebagai peserta dari utusan unsur, ksp, wijk dan panitia yang ada dalam Jemaat, dan Ketua Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan Pdt. M Pulalo,M.Th selaku pimpinan Sidang Jemaat

Selain itu Ketua Panitia Sidang Jemaat IX  Bapak Luis Yarangga, melaporkan sumber anggaran pelaksanaan dari Kas Jemaat , kegiatan usaha panitia dan sumbangan dari keluarga Pnt. Edi Buntan, Pnt. Jery Yudianto, Keluarga Bapak Melianto Paonganan, Bapak Luis Yarangga dan Keluarga L Furay.

Satu hal yang menarik dari Kegiatan Sidang Jemaat IX adalah pelaksanaanya yang sangat kontekstual dengan nuansa budaya Papua, memberikan kesan bagi peserta dan peninjau dari BPK dan BPPG Klasis bahwa panitia sangat siap dalam pelaksanaan Sidang Jemaat IX kali ini. Dengan jadwal yang sangat mengakomodir serta efisiensi waktu.

Ketua Klasis Jayapura Pdt. C Mano,S.Th,M.Th yang berkenan hadir, memberikan sambutan dan mengapresiasi pelaksanaan Sidang Jemaat kali ini, beliau juga memberikan arahan, pandangan Alkitabiah tentang kehidupan berjemaat, dalam pelayanan Gereja Kristen Injili  di Tanah Papua.[EK]

 

 

Okt 08

Pdt. J Pantauw,S.Th : “ Kasih Setia Tuhan Yang Tidak Terbatas “

Menarik pembacaan kita di minggu pagi ini, dari judul pembacaan Perempuan kanaan yang percaya , matius 15 : 21 – 28 di kisahkan bahwa ketika itu Yesus dan murid – murid pergi ke daerah tyrus dari sidon…tujuannnya adalah untuk beristirahat. Tirus itu termasuk sebuah kota yang memiliki pelabuhan yang dianggap penting oleh orang – orang non yahudi, berdekatannya dengan sidon dan berada di luar Yerusalem. Daerah Tirus dan sidon itu di huni oleh orang-orang non yahudi , bisa dikatakan mereka adalah orang – orang yang berbeda dengan orang Yahudi lalu Yesus dan murid-muridnya sekarang ada didaerah tirus dan Alkitab menyaksikan kepada kita bahwa Yesus dan murid-muridnya sedang menyingkir , latar belakang dari bagian yang kita baca ini , mulai dari ayat 14 itu mengisahkan tentang Yesus , ada niat untuk di tangkap oleh herodes , karena waktu baru saja herodes atau kisah tentang pembunuhan Yohanes Pembaptis masih hangat. herodes yang membunuh Yohanes Pembaptis karena tidak suka ditegur oleh Yohanes, lalu mereka juga mendengar tentang Yesus juga yang melakukan perbuatan-perbuatan yang kemudian mengganggu pikran dan kosentrasi herodes , bahwa apa yang dilakukan oleh Tuhan Yesus itu bisa jadi sebuah ancaman bagi heorodes , sehingga juga herodes menyuruh orang-orangnya juga untuk menangkap Yesus. Juga termasuk disitu ada orang – orang farisi dan yahudi yang tidak suka yesus sehingga memanfaatkan kesempatan itu untuk menghasut atau dalam bahasa kita tusuk-tusuk Herodes supaya  yesus juga di bunuh

Tapi yesus dan murid-muridnya menyingkir keluar dari wilayah Israel tetapi juga kisah yang disaksikan kepada kita kemanapun Yesus pergi pasti ada perbuatan besar yang dilakukan oleh yesus , mulai dari Yesus menyembuhkan orang , Yesus memberikan makan orang banyak dan segala peristiwa mujizat yang dilakukan menjadi latar belakang kedatangan Yesus di Tirus , memang dalam perjalanan Yesus bisa jadi Yesus juga lelah, karena kemanapun Yesus pergi pasti Dia akan dikuti oleh orang banyak dan Dia pasti juga melakukan sesuatu kepada orang banyak . tibalah saatnya yesus ingin untuk istirahat . Yesus pergi ke tirus dalam niat untuk menjauh dari orang banyak , harus berniat untuk beristirahat dan tidak disibukan oleh orang banyak ,  Tetapi rupanya kedatangan Yesus di tirus di ketahui oleh perempuan kanaan yang anaknya kerasukan setan. Disini dibilang perempuan kanaan , tetapi ia bukan orang Israel . perempuan kanaan yang tidak percaya kepada Tuhan, Perempuan kanaan yang bukan orang Yahudi, sehingga ia berbeda dengan yesus dan murid-muridNya. tetapi rupanya perempuan ini sudah mengenal yesus dari berita-berita , dari karya-karya yang Yesus lakukan yang ia dengar, bisa jadi orang banyak bicara-bicara atau cerita-cerita lalu ia dengar , lalu berkaitan dengan dia punya kebutuhan karena anaknya sakit dan kerasukan setan . butuh disembuhkan maka diapun menjadi tahu bahwa kalau orang lain Yesus sembuhkan berarti saya punya anak juga, yesus bisa sembuhkan , untuk itu dia dengar bahwa Yesus telah datang di tirus maka ia datang menjumpai Yesus dan bermohon agar anaknya yang kerasukan setan bisa disembuhkan, apa yang dilakukan oleh perempuan ini adalah hal yang tidak lazim , mengingat orang Yahudi dan orang Non yahudi itu tidak boleh berhubungan ” dong tidak berkawan ” dorang adalah orang-orang yang berseberangan , ada tembok pemisah diantara orang-orang Yahudi dan orang – orang Non yahudi , masing-masing mereka tahu , oleh karena itu orang Yahudi dan Non yahudi tidak ada berhubungan, atau tidak ” basudara ” jadi disini baik Yesus maupun perempuan kanaan ini mereka masing-masing mengetahui kebiasaan yang ada karena itu yang sudah menjadi adat istiadat kebiasaan mereka , tetapi perempuan kanaan ini memberanikan diri datang kepada Yesus , terdorong oleh karena kerinduannya untuk mendapat belas kasihan Yesus supaya anaknya disembuhkan dan dibebaskan dari kerasukan setan . Jadi sekali lagi baik Yesus maupun  perempuan kanaan ini sama-sama mengetahui kebiasaan mereka termasuk dalam pergaulan baik orang yahudi maupun orang non yahudi , oleh karena itu terlihat  dengan jelas hubungan yang tidak setara itu , namun perempuan itu tetap datang dan memohon serta menyembah Yesus , mulanya Yesus tidak menghiraukan bahkan murid-murid Yesus menyuruh Yesus mengusir perempuan ini karena merasa terganggu, karena perempuan ini mengikuti mereka sambil teriak-teriak ” Yesus tolong aku ” mungkin suaranya menjadi berisik sekali , sehingga mengganggu pendengaran mereka . tetapi perempuan ini terus memohon , dia tidak menyerah untuk terus memintah kepada yesus, lalu yesus menanggapi permohonan perempuan itu dengan berkata ” Aku diutus hanya kepada dombah-dombahku yang hilang dari umat Israel ” Aku diutus hanya kepada domba-domba dari umat Israel, pernyataan ini bisa jadi , untuk menyinggung dan menyatakan kepada perempuan itu tentang perbedaan yang mencolok antara Yahudi dan Non yahudi, terutama dalam hal kepercayaan mereka kepada Tuhan, ungkapan Yesus tentang domba yang hilang dari umat Israel itu menuju kepada umat Yahudi yang masuk dalam perjanjian Allah , dan rupanya perempuan ini juga menyadari bahwa rupanya dia tidak termasuk sebagai orang-orang yang ada dalam kumpulan anak-anak perjanjian. tetapi ia terus memohon, dia punya tujuan adalah supaya anaknya mendapat belas kasihan dari Yesus, bahkan Yesus , Dia panggil sebagai Tuhan, tapi juga anak daud, itu berarti dia mulai tahu siapa Yesus itu, walaupun dia bukan orang Yahudi, bukan orang – orang yang hidup dengan hukum taurat, tetapi ia mendengar tentang pengajaran orang-orang yahudi juga tentang Yesus sebagai Mesias anak Allah dari keturunan daud , lalu juga ia menyaksikan dan mendengar tentang kisah Yesus, yang bisa melakukan mujizat ,maka ia tahu inilah Yesus, anak Daud , sehingga dia merasa yakin  bahwa diapun sedang berhadapan dengan Tuhan Allah dan Dia tahu Tuhan Allah penuh kasih karunia, itulah sebabnya dia terus memohon dan mengikuti Yesus , dan ketika Yesus di ayat yang ke-26 ” Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya  kepada anjing” —kalau torang modengar , kalau Yesus mo ungkapkan ini untuk torang modengar sebagai manusia pasti kitorang merasa tersinggung , karena Yesus sudah melecehkan saya dengan mengatakan bahwa saya ini anjing, tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing , memang dari satu sisi – ungkapan Yesus ini ada penafsir yang menafsirkan bahwa bukan hanya Yesus mau menunjukkan ungkapannya ini kepada perempuan kanaan, tetapi Yesus sedang menampar orang – orang Yahudi yang hidupnya menjilat kepada penguasa Romawi, orang – orang Yahudi yang menjadi kaki tangan dari herodes, yang mengambil keuntungan dari herodes untuk menangkap dan mencelakakan Yesus , ada penafsir yang mengatakan bahwa kemana Yesus pergi , ada mata-mata dari Herodes yang ikut dari belakang untuk mengetahui keberdaan yesus dan memberitahu kepada herodes, dan mereka itu termasuk orang-orang Yahudi yang tidak suka kepada Yesus dan menghambakan diri kepada Herodes , menjilat kepada herodes untuk menyerahkan Yesus kepada Herodes, jadi Yesus juga menampar mereka , Orang – orang yang munafik yang ikut-ikut dari belakang bukan untuk melihat kebaikan dari Yesus , tetapi memberitahukan kepada Yesus , termasuk juga ahli-ahli taurat dan orang-orang farisi, jadi disini Yesus menampar mereka, kamu orang – orang munafik (Anjing), tidak patut menerima kebaikan dari Tuhan, karena kamu penghianat , itu salah satu yang menjadi bagian dari pada Yesus sengaja mengungkapkan kalimat  tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing , tetapi perempuan ini sebagai seorang pribadi dia tidak marah , dia tidak kecewa, dia tidak tersinggung ketika dia mendengar apa yang di ungkapkan Yesus itu maksudnya untuk dia. dan ada juga ada penafsir yang mengatakan bahwa orang yang di luar orang Yahudi adalah orang yang disebut Anjing. Sehingga bisa jadi perempuan ini sudah tahu dan mendengar orang Yahudi sering menyebut mereka sebagai anjing , lalu sekarang ketika Yesus mengungkapkan ” Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya  kepada anjing ” Perempuan itu bahkan merespon dengan mengatakan bahwa ” Benar Tuhan , namun anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya.

Dalam pernyataan perempuan kanaan ini, terkandung sebuah pengakuan bahwa memang benar dia bukan orang Yahudi , Orang yang tidak termasuk dalam umat perjanjian , tapi tidak bisa kah dia juga mendapat kasih karunia dari Tuhan, yang memiliki kasih karunia itu , dalam ungkapan ini sama dengan dia mau bilang begini ” Benar Tuhan , tapi bukankah orang lain juga menerima kasih karunia Tuhan ” dan ini tidak mengurangi apa yang patut diterima oleh anak-anak dan bukankah kasih karunia Tuhan itu tidak akan berkurang sekalipun diberikan atau dibagikan kepada orang-orang seperti kami, orang -orang bukan Yahudi.

Jemaat Tuhan yang Yesus Kristus kasihi , ada perdebatan theologis antara Yesus dengan perempuan ini, dan ternyata didalam perdebatan ini, ternyata perempuan ini membangun Imannya, Iman kepercayaannya kepada Tuhan , ia kemudian menjadi percaya kepada belas kasihan Tuhan dan ia percaya bahwa Yesus memiliki kemurahan hati untuk menolong dia, Kasih setia Tuhan itu tidak hanya untuk orang-orang Israel, tetapi kasih setia Tuhan itu menembus sekat keluar dari Israel , menjumpai segala bangsa, menjumpai semua orang. Oleh karena itu dalam kasih setia Tuhan yang tidak terbatas itu kitorang semua boleh terhimpung dari segala suku bangsa untuk terhimpung di dalam jemaat GKI lembah Yordan. Katorang yang ada di tanah Papua , ada bersama-sama dengan orang Papua, orang Manado, Orang Batak, Orang Jawa , Orang Toraja dan lain-lain, itu karena kasih setia Tuhan yang menembus segala sekat, ketika Ottow & Geissler datang ke tanah Papua , bukan hanya untuk orang papua, sehingga orang papua tidak bilang ” Tuhan itu hanya katong punya ” kamu yang dari Batak, manado, jawa, toraja pulang sudah. tidak seperti itu , kenyataan menunjukkan kepada kita, kita terhimpung sebagai umat Tuhan untuk menikmati kasih setia Tuhan yang tidak terbatas itu dalam persatuan dan persekutuan, lalu sebagai umat Tuhan yang terhimpung dalam kasih karunia Allah , maka kitapun terpanggil untuk selalu mendengarkan firman Tuhan dan selalu bersaksi kepada siapa saja, kepada segala bangsa sehingga semakin banyak orang yang datang tersungkur dan menyembah kepada Yesus , akan semakin banyak orang akan mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan, yang berikut dalam berkaitan dengan kasih karunia Yesus yang tidak terbatas ini , melalui pengalaman hidup dari perempuan kanaan yang menjadi percaya , kita mendapat pelajaran berharga, menyangkut keteguhan Iman , kekuatan dan ketekunan untuk mencari Tuhan, sekali lagi melalui pengalaman hidup dari perempuan kanaan ini, kita percaya dan belajar ketekunan Iman, perempuan kanaan ini dia bukan orang yahudi, tetapi ketika dia berjumpa dengan Yesus , ia menjadi percaya dan Imannya teguh kepada Yesus.  Ia membawa segala persoalannya kepada Yesus, persoalannya yang nyata adalah anaknya sakit kerasukan setan dan anaknya menderita, dalam kesaksian Alkitab pada bagian yang lain itu memberikan gambaran bahwa orang yang kerasukan setan dia menderita , dan bisa merugikan dirinya sendiri dan tidak bisa mengendalikan dirinya, sehingga bisa saja dia menyakiti orang lain, si perempuan ini , sebagai seorang mama dia menyadari betul penderitaan anaknya, sehingga ia berusaha untuk datang kepada Yesus, memang pengalaman dari perempuan ini tidak gampang ketika dia datang kepada yesus, ternyata dia harus berjuang , bukan ketika dia datang bertemua dengan yesus dan semua beres, tetapi dia harus menghadapi tantangan, niat dari murid – murid Yesus yang mau mengusir dia, ungkapan dari Yesus yang juga bisa mengurangi niatnya , semua itu dia lalui, ternyata semua itu adalah perjuangannya untuk memperoleh belas kasihan Yesus, jadi ternyata untuk menggapai kasih karunia Yesus tidak gampang, lalu bagaimana dengan kita, kita yang adalah anak-anak Allah, sebagai anak Allah kita tahu Tuhan kita akan memperhatikan kita , tetapi faktanya dalam kehidupan kita, setiap anak-anak Tuhan tidak luput dari satu persoalan, katorang semua, masing-masing orang punya persoalan, tetapi kita mau belajar dari perempuan kanaan ini,   ” Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki “

Sumber : Dokumentasi google

 

Jul 18

Rapat Panitia Pembangunan Gedung Gereja Jemaat GKI Lembah Yordan -Emereuw

Rapat Panitia Pembangunan Gedung Gereja GKI Lembah Yordan dilaksanakan pada minggu, 16 Juli 2017, hadir pada Rapat tersebut PHMJ yang di Wakili oleh Pnt. M Kareth, dan rapat di pimpin langsung oleh Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja, Diawali dengan doa , dan dalam  mengawali rapat tersebut ketua panitia K F Mambay menyampaikan bahwa tidak semua orang memiliki kesempatan untuk melakukan perbuatan-perbuatan mulia, terutama dalam membangun rumah Tuhan atau gedung Gereja , untuk itu beliau mengajak dan berharap kepada seluruh warga jemaat  yang dikasihi Tuhan untuk ikut menyumbangkan waktu, tenaga dan pikiran berwujud dana untuk mendukung pelaksanaan program kerja panitia pembangunan Gedung Gereja GKI Lembah Yordan  agar menjadi luas  dan kapasitasnya dapat mengundang banyak orang untuk datang beribadah. Dan rapat kali ini khusus membicarakan Program Kerja Seksi Usaha dana, dalam pemaparan program oleh Koordinator Seksi Usaha dana , Bapak Ronald Owu dan  adapun beberapa program yang diusulkan sebagai berikut  :

  1. Kantin Pembangunan
  2. Bazaar Makanan
  3. Sumbangan Wajib (Kartu Sumbangan Wajib)
  4. Janji Iman (Disiapkan Kartu)
  5. Sampul Syukur Untuk Pembangunan Gereja Baru
  6. Persembahan Syukur Dalam Ibadah rutin Panitia Pembangunan setiap bulan
  7. Aksi 5 menit di rumah Gereja sekali dalam sebulan
  8. Kupon Makanan (Kerja sama dengan KFC)
  9. Kupon berhadiah panitia Pembangunan
  10. Makan Sumbang
  11. Pembuatan Kalender Tahun 2018

Jul 16

PERGANTIAN ANTAR WAKTU KETUA DAN BENDAHARA PAM GKI LEMBAH YORDAN

Sehubungan dengan pengunduran diri Sdr. Derek Marisan dan Sdri. Insos Sarwom sebagai Ketua dan Bendahara PAM, maka diadakan suatu Rapat Istimewa dengan agenda Pemilihan Ketua dan Bendahara PAM pada hari Minggu, 16 Juli 2017. Rapat ini dihadiri sebanyak 14 anggota BP PAM dan dipimpin oleh Sekretaris BP PAM dan Majelis Pendamping PAM, Pnt. L. Sondakh. Rapat ini juga dihadiri oleh Senior PAM, Sdr. Frans Rumere dan PHMJ yang diwakili oleh Wakil Sekretaris, Pnt. M. Kareth.

Sebelum rapat dimulai, rapat ini dibuka dengan arahan dari Wakil Sekretaris PHMJ yang mengharapkan agar Ketua terpilih dapat menyelesaikan pelayanan hingga tahun 2019 sehingga tidak diadakan Pergantian Antar Waktu kembali. Setelah rapat dibuka, akhirnya para peserta rapat memilih untuk dilakukan voting tertutup dalam pemilihan ini. Hal ini sesuai anjuran dari Majelis Pendamping PAM, agar voting tertutup dilaksanakan agar kebersamaan tetap terjaga karena setiap figur ketua dan bendahara tidak mengetahui pemilihnya.

Sebelum dimulai pemilihan juga, Sdr. Frans Rumere menyampaikan bahwa sifat penting yang harus dimiliki oleh seorang Ketua terpilih adalah kesetiaan. Dalam pemilihan Ketua dan Bendahara, seluruh anggota BP PAM berhak memilih dan dipilih. Dan berdasarkan suara terbanyak akhirnya terpilih Ketua BP PAM Antar Waktu Terpilih adalah Sdr. John Simbiak dan Bendahara BP PAM Antar Waktu Terpilih adalah Sdri. Rossaline Wambrauw. Untuk posisi Wakil Ketua dan Wakil Sekretaris selanjutnya akan dilaksanakan pertemuan internal (YF)

Jul 06

BAPAK K WANDADAYA : SALAH SATU PERAN ROH KUDUS

Renungan Firman Tuhan oleh Bapak K Wandadaya pada Ibadah PKB di Keluarga A Mofu, pada hari Senin, 3 Juli 2017 yang mana mengingatkan kita semua bahwa  tanggal  5 Juli 2017 genap satu bulan kita mengadakan ibadah pencurahan Roh Kudus, Firman Tuhan dimalam hari ini  untuk mengingatkan kita semua anggota PKB  yaitu salah satu peran roh Kudus.

Yesus telah mengingatkan pada murid-murid-Nya, bahwa akan memberikan atau menjanjikan penghibur yaitu Roh Kudus. Seperti tertulis dalam Injil Yohanes pasal14, dan di Pasal 16, Yesus berbicara pada murid-muridnya tentang pekerjaan dari penghibur itu.

Utusan Yesus, Rasul Paulus kepada  Jemaat  di Roma mengajarkan hidup dalam Roh Kudus. Membandingkan antara kehidupan orang yang dipimpin oleh Roh Kudus. Ketika kita lemah, Roh Kudus bekerja. Dalam keaadan lemah atau pun sakit Roh Kudus berbicara atau menyampaikan doa-doa pada Bapa di surga.

Kita renungkan beberapa kebenaran yang akan menolong kita untuk menjadi pemenang dalam kehidupan kita dan melakukan apa yang dijanjikan Yesus telah menjadikan Roh Kudus untuk menolong umatnya atau pengikutnya dengan kekuatan roh kudus dapat menjalani hidup.

Demikian juga Roh Kudus  membantu kita dalam kelemahan kita. Kita tidak tahu bagaimana seharusnya berdoa, tetapi Roh Kudus sendiri berdoa untuk kita kepada Allah,  pada keluhan-keluhan kita yang tak terucapkan. Kita harus dipenuhi oleh Roh Kudus. Baru peran itu bisa berlaku. Roh kudus tidak mungkin tinggal di satu media yang najis. Maka dari itu kita yang benar-benar percaya pada Tuhan, mengikuti perintah Tuhan pastilah kehidupan kita akan dituntun oleh Roh Kudus. Berarti Roh Kudus itu ada dalam kehidupan kita. Ketika kita dalam kelemahan, pasti roh akan menolong kita. Menyampaikan keluhan-keluhan kita.

Roh kudus memiliki peran yang penting dalam kehidupan orang-orang yang percaya. Salah satu peran Roh Kudus adalah membantu kita dalam berdoa.

Ketika kita menajiskan kehidupan kita, maka Roh Kudus akan menjauhi kehidupan kita. Bagaimana Roh Kudus akan menolong kita kalau kehidupan kita  bersih. Untuk itu kita bersihkan kehidupan kita untuk membuka hati kita sehingga Roh Kudus itu akan tinggal bersama kita. Dalam keadaan terjepit, Tuhan pasti menolong kita.

Contoh pada kejadian 8 juni beberapa tahun lalu di Organda atau dalam Jemaat kita ini terjadi kerusuhan, tetapi  Tuhan telah menolong dalam keadaan terjepit dan dalam situsi seperti itu.

Kita harus sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Mengikuti apa yang Tuhan perintahkan. Mari kita lakukan perintah itu sedikit demi sedikit selama masih ada nafas. Maka Roh Kudus akan menjadi penolong. Teruslah bekerja dengan nama Tuhan.

Tuhan menyatakan, pertolongan-Nya untuk orang yang mengasihini-Nya. Itu sebabnya jika kita rindu, melihat dan mengalami maka akan mendapatkan pertolongan dari Tuhan.

Roh kudus akan menyampaikan pada Bapa apa yang kita keluhkan, dalam keadaan terdesak atau tidak memungkinkan. Kita harus membuka hati, agar roh kudus selalu ada dalam kehidupan kita. Pasti kita akan ditolong.

Keterangan Foto : Ibadah Pencurahan Roh Kudus dan Peletakan batu pembangunan Gedung Gereja

Pdt. M Pulalo,M.Th : Sosok seorang Ayah

Lembah Yordan – Emereuw  – Hari ini [ 21 Mei 2017 ] seluruh jemaat membaca dan merenungkan kitab lukas 11 yang mana menyinggung kita bapak-bapak atau kaum PKB. yang berbunyi ” Bapa manakah di antara kamu, jika anaknya minta ikan dari padanya, akan memberikan ular kepada anaknya itu 1  ganti ikan? itu sepotong kata firman Tuhan dalam menjelaskan tentang hubungan ayah dan anak, atau perlakukan ayah kepada anaknya, disore hari ini dalam ibadah Gabungan PKB se-Rayon C Klasis Jayapura kita semua akan merenungkan dinamika kehidupan umat Israel dan Allah yang digambarkan misalnya hubungan seorang anak dan bapak, ketika tadi kita membaca secara berbalas-balasan, ada cinta, ada marah , ada cemburu , ada nasihat , ada permohonan ampun ada pemberian pengampuanan Yesaya 63 : 7 – 16 dinamika turun naik  hubungan antara ayah dan anak yang digambarkan  atau personifikasi dalam bentuk hubungan Allah dan Umat Israel yang digambarkan dalam hubungan seorang ayah dan seorang anak , Penulis Top , filsuf cekoslavia , Franz Kafka menulis ” Ayah aku menggambarkan engkau seperti sebuah peta yang jika engkau terbaring di peta itu seluruh tubuhmu akan menutupi peta itu dan aku tidak memiliki bagian untuk bisa masuk dan duduk , berontak seorang anak terhadap otoritas seorang ayah , didalam rumah juga terjadi cemburu segitiga , antara bapak, anak laki-laki dan mama, berbagi cinta didalam rumah , disana ada si anak laki-laki  ingin cinta sejati seorang ibu tercurah kepadanya tapi mama bilang ” aku adalah istri dari ayahmu , bapak juga membutuhkan cinta kasih dari mama, bukan hanya kamu , seorang anak laku-laki , juga ikut memberontak didalam rumah , gambarang yang utuh diberikan oleh Yesaya 63 : 7 – 16 bercerita pasang surutnya , jatuh bangunya hubungan Israel dengan Allah , terkadang timbul nostalgia , merenung kembali , mengingat kasih sayang Tuhan ketika mereka keluar dari tanah mesir

Digambarkan sebagai seorang Ayah , yang mengangkat dan mengendong diayat yang ke 9 Yesaya pasal 63 dalam segala kesesakan mereka. Bukan seorang duta atau utusan,   melainkan Ia sendirilah a  yang menyelamatkan mereka 1 ; Dialah yang menebus   mereka dalam kasih-Nya dan belas kasihan-Nya. Ia mengangkat dan menggendong c  mereka selama zaman dahulu kala.

Peran seorang Ayah , namun pada ayatnya yang ke-10  Tetapi mereka memberontak   dan mendukakan Roh Kudus-Nya 1 ;f  maka Ia berubah menjadi musuh   mereka, dan Ia sendiri berperang h  melawan mereka.

Dalam tanda kutip , Allah berubah menjadi seorang musuh , diayat sebelumnya dikatakan ” senang sekali dapat gendong , tetapi ayat 10 dratis berubah , baru saja mengaku bilang digendong-gendong , ayat 10 dratis langsung berubah menjadi musuh , lalu ayatnya yang ke-15 mereka kembali meminta ampun

Pandanglah dari sorga   dan lihatlah dari kediaman-Mu  yang kudus dan agung! Di manakah kecemburuan-Mu u dan keperkasaan-Mu, hati-Mu yang tergerak dan kasih sayang-Mu?  Janganlah kiranya Engkau menahan diri!

Bukan kah Engkau Bapak kami , sedap sekali ceritanya ini menggambarkan hubungan antara Ayah dan Anak , berikut saya akan memberikan sebuauh ilustrasi pembuatan seorang Ayah ,

Suatu saat seorang Malaikat ada jalan-jalan , Dia lihat Tuhan Allah ada buat seorang Manusia , Malaikat bertanya pada Tuhan, Tuhan sedang buat apa , Tuhan Allah menjawabnya, Saya membuat seorang Ayah , malaikat bertanya Engkau membuat seorang Ayah kok tinggi sekali , buatlah yang agak kecil agar …Dia bisa bermain kalereng dengan Anaknya, kenapa Kau buat terlalu tinggi, Lalu Tuhan Allah menjawab kepada Malaikat ” Sosok seorang Ayah itu harus tinggi , tanpan, kuat dan gagah , karena disanalah seorang anak akan mengakuinya , disanalah menjadi kebanggaan seorang anak , Saya punya bapak Jago, dalam ilmu antropologi garis keturunan patrilineal , kebangggaan seorang ayah , tanya saja pada pace Jayapura, pace-pace Biak , dimana saja yang menganut garis keturunan Patrilineal , yang dimaksud Patrilineal adalah suatu adat masyarakat yang mengatur alur keturunan berasal dari pihak ayah. Kata ini seringkali disamakan dengan patriarkat atau patriarki, meskipun pada dasarnya artinya berbeda. Patrilineal berasal dari dua kata bahasa Latin, yaitu pater yang berarti ayah, dan linea yang berarti garis. , demi seorang ayah satu kampung saya bisa kasih habis , jangan coba-coba menghina seorang ayah , biar dia badan kurus karempeng , demi harga diri dan nama baik seorang ayah , satu kampung itu akan saya kasih habis , apabila dilecehkan didepan saya . Dan  Tuhan Allah  sementara buat seorang Ayah harus tinggi dalam garis keturunan patrilinea ..demi seorang ayah nyawa dipertaruhkan.

Sementara itu Malaikat melihat, Tuhan Allah membuat punggung seorang ayah itu lebar , Malaikat bertanya , Tuhan kenapa punggungnya lebar sekali , supaya kalau ketika dia punya anak jatuh dan lemah Ayah bisa gendong dengan dia punya punggung yang lebar itu. Itulah dinamika perjalanan Umat Israel dan Allah  Setelah dia buat punggung yang lebar , Tuhan buat telapak kakinya panjang-panjang sekali , kalau sepatu mungkin nomor 45 , karena kaki panjang jadi Malaikat protes ” Tuhan kenapa kaki kok panjang sekali , nanti dia anaknya menjadi plat , Tuhan bilang bapak punya telapak kaki harus panjang , supaya ketika dia melangkah…berkas-berkas kakinya kelihatan , tapak-tapak kakinya harus nyata , kalau bapak kaki ke bar, anak kalau besar pasti ke bar , kalau saya punya bapak punya telapak kaki besar-besar ada tidur digok, pasti anaknya besar akan tidur di got (mabuk) , kalau telapak kaki suka jalan ambil orang punya barang tanpa izin (pencuri) pasti anaknya besar akan suka mencuri , kalau saya punya bapak punya telapak kaki suka ikut ibadah PKB, atau suka ikut sembayang , pasti anaknya juga tahu, saya punya bapak suka ke gereja , sehingga Tuhan menjawab saya harus membuat telapak kakinya panjang-panjang , supaya kemana dia melangkah dia meninggalkan bekas jejak-jejak kakinya untuk anaknya

Malaikat tinggal terkagum-kagum dan ketika hari sudah menjelang sore atau petang sehingga Malaikat mau pulang atau Istrirahat …Tuhan katakan sabar dulu ada satu yang belum saya buat , yaitu saya harus taruh setetes air mata di kelopak mata seorang ayah , lalu malaikat bertanya ..gunanya untuk apa , Tuhan berkata agar suatu ketika anaknya berhasil supasang toga , untuk persiapan wisudah  maka yang bangga adalah bapak, padahal kalau mau dilihat yang capeh adalah mama, ketika anak berhasil dalam jabatan, baik dipemerintah dan diakui oleh adat yang bangga bapak, disana mengalir air mata seorang Ayah, disana mengalir air mata suatu kebanggaan “ jerih lelah saya tidak sia-sia , maka air mata seorang ayah, air mata yang sama itu juga ketika melihat anaknya tukang tagih di lingkarang abe , di emperan tokoh , di Mall-mall , nama keluar di koran karena kasus curamor , narkoba , yang menangis pasti seorang ayah , air mata yang sama akan mengalir dan pasti mengakui Tuhan saya gagal dalam mendidik anak saya . Penting sekali air mata ayah..itulah sosok seorang ayah, itu Ayah, itulah bapak-bapak dan pendeta hari ini , ada kegagalan , ada keberhasilan ada air mata , ketika anak kita gagal, kita akan duduk disana dan mengaku pada Tuhan…Tuhan saya gagal  ! 

Firman Tuhan ini kiranya menjadi perenungang kita bersama kaum bapak-bapak PKB se-rayon C Klasis Jayapura.

Keterangan :

Ibadah PKB se-Rayon C – Klasis Jayapura pada tanggal 21 Mei 2017

Sumber Gambar : Google

Jun 08

Kala Kendaraan Jemaat Gereja Parkir di Halaman Masjid Papua

Remaja masjid jaga keselamatan perayaan Hari Pantekosta di Papua (Liputan6.com / Katharina Janur)

Liputan6.com, Jayapura – Dua puluhan remaja Masjid Al-Ikhlas Organda, Abepura, Kota Jayapura, Papua, berbaris rapi di depan masjid di lahan seluas 630 meter persegi. Mereka mempersilakan kendaraan roda dua milik umat Nasrani yang merayakan Hari Pentakosta ke-2.

Puluhan remaja tanggung itu sengaja mempersilakan jemaat Gereja GKI Lembah Yordan untuk masuk ke pelataran parkir pada masjid yang terletak di permukiman padat penduduk ini. Akibatnya, halaman parkir depan masjid yang berukuran 30 x 15 meter dipenuhi lebih dari 100-an kendaraan roda dua.

Ketua Masjid Al-Ikhlas Organda, Anang Budiono, menuturkan antara umat Nasrani dan Muslim di daerahnya selalu saling memberikan perhatian dan membantu antara satu dan yang lainnya.

Gereja GKI Lembah Yordan letaknya tak jauh dari letak Masjid Al- Ikhlas, kira-kita berjarak 100 meter. Kedua tempat ibadah itu selalu memberikan lahan parkir ataupun ucapan hari raya besar masing-masing agamanya.

Kami saling memberikan ucapan hari raya keagamaan, baik dari umat Muslim kepada umat Nasrani atau sebaliknya. Seperti hari ini, kami memberikan ucapan Hari Pentakosta dan mempersilakan semua kendaraan jemaat GKI Lembah Yoran untuk dapat diparkir di halaman masjid,” kata Anang, Senin, 5 Juni 2017.

Anang mengaku, pendeta dan jemaat GKI Lembah Yordan juga selalu mendoakan dan memberikan ucapan Ramadan kepada jemaah Masjid Al-Ikhlas.

“Kami tak pernah terpengaruh dengan gesekan antar-agama yang terjadi di luar sana. Ini karena kami menganggap warga satu dan yang lainnya adalah bersaudara. Kami selalu dipersatukan dengan rasa kemanusiaan,” ujarnya.

Justru karena persatuan inilah, acara hari besar keagamaan hampir tak pernah melibatkan aparat keamanan dalam pengamanannya.

“Masing-masing umat selalu menjaga keamanan dan ketertiban dalam beribadah,” ujarnya.

Salah satu Jemaat Gereja GKI Lembah Yordan yang bermukim di Perumahan Organda, Mathius Urbinas, menyebutkan kekerabatan antara umat Muslim dan Nasrani di Organda terwujud dalam beragam kegiatan.

“Kami selalu kompak dalam kegiatan apa pun yang kami kerjakan, baik kegiatan agama ataupun kegiatan kemanusiaan lainnya. Hal-hal indah selalu ciptakan di tempat ini,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua meliburkan hari Senin, 5 Juni 2017 sebagai Hari Raya Pentakosta ke-2 bagi umat Nasrani di Bumi Cenderawasih. Libur fakultatif memberikan kesempatan kepada umat Nasrani untuk merayakan Hari Pentakosta.

Perayaan Pentakosta di Gereja GKI Lembah Yorban diikuti oleh ribuan umat Nasrani dari GKI Klasis C yang tersebar di lima distrik di Kota Jayapura, Papua.

Sumber Berita : http://regional.liputan6.com/read/2979641/kala-kendaraan-jemaat-gereja-parkir-di-halaman-masjid-papua

 

Jun 06

Pesan Damai BTM Usai Ibadah Minggu di Jemaat Lembah Yordan Organda

JAYAPURA (LINTAS PAPUA )  –  Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mengajak warga kota untuk tidak kembangkan informasi – informasi provokatif dan tidak benar di media sosial dan media lainya.

“Peristiwa tanggal 25 Mei 2017 adalah pelajaran bagi kita dan janganlah kita menambah foto dan memuat berita – berita bohong di media sosial,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, saat memberikan sambutan dalam kunjungannya ke Gereja GKI Jemaat Lembah Yordan Organda Padang Bulan,Distrik Heram, Minggu (28/5/2017).

 Dikatakan, bahwa bukan hanya di media sosial saja, namun dirinya juga telah memberikan perhatian dan pesan kepada media – media untuk tidak memberikan informasi yang provokatif, tetapi berikanlah informasi yang edukasi.

“Saya ingin Kota Jayapura  jadi rumah kita bersama dan kota yang damai dan aman, saya tidak mau seperti kota – kota  lain yang banyak masalah dan telah menjadi contoh akibat konflik – konflik berkepanjangan,” kata Wali Kota BTM, yang kini berpasangan dengan Wakil Wali Kota Jayapura Terpilih , Rustan Saru.

Walikota BTM mengajak, kepad amasyarakat untuk bersama mendukung program kerja kedepan dalam membangun kota.

“Saya juga dalam kesempatan ini ingin menyampaiakn untuk kta sebagai umat Kristen bisa memberikan pengampunan atau mengampuni dan tidak ada pembalasan, sebab kita diajarkan oleh Tuhan Yesus untuk mengampuni sesaama kita,” tuturnya berpesan.

Wali Kota Jayapura yang menjabat dua periode ini mengakui, pentingnya menjadi surat – surat Kristus, sehingga kita menjadi surat yang dibaca dan menjadi berkat bagi semua orang.

“Kemarin dalam pertemuan bersama telah saya sampaikan juga agar semua proses ini bisa diselesaikan dalam seminggu, tentunya Pangdam dan Kapolda telah berkomitmen selesaikan semua ini,” katanya.

Ketua Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan, Pdt. Moses Pulalo, M.Th. (Eveerth Joumilena/LintasPapua.com)

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan, Pdt. Moses Pulalo, M.Th., mengatakan bahwa  pelayanan kedepan adalah  apa yang diharapkan Walikota dengan menjaga kedamaian dan kebersamaan.

“Saya kira ini tugas gereja dan semua masyarakat  dan kami berusaha membangun dari berbagai agama yang ada untuk menjaga kedamaian, sebab siapapun engkau yang adalah manusia harus menjaga Tanah Tabi sebagai tanah damai untuk dipancarkan kehidupan  yang harmonis,:” harapnya.

Sumber Berita :

Pesan Damai BTM Usai Ibadah Minggu di Jemaat Lembah Yordan Organda

Jun 06

BTM Bantu Rp. 50 Juta Untuk Perayaan Hari Pentakosta

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM)  mendukung penuh perayaan Hari Pentakosta untuk Klasis GKI Kota Jayapura Rayon C dengan memberikan bantuan dana Rp. 50 juta, kepada panitia di Gereja GKI Jemaat Lembah Yordan  Organda.

“Bantuan ini kiranya menjadi berguna dalam membantu pelayanan dan tentunya untuk membangun kemuliaan nama Tuhan,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, dalam sambutanya di Gereja GKI Lembah Yordan di Organda Padang Bulan, Minggu (28/5).

Dirnya mengajak, kepada warga jemaat untuk hidup dan bersahabat dengan alam, termasuk menjaga alam.

“Sebab itu, saya juga akan berusaha  memberikan yang terbaik kepada warga, termasuk bagi warga yang membangun diatas drainase akan saya tertibkan dan membongkarnya,” katanya.

Dikatakan, untuk masalah pembangunan akan dilihat baik untuk ijin – ijin, karena dirinya tidak akan memberikan ijin untuk membangun sembartangan.

“Saya tidak bicara omongkosong , tetapi berbicara di bait Allah, sehingga saya mengajak semua mari membantu saya dan kita membangun kota ini,”tuturnya berpesan.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan Organda, Pdt. Moses Pulalo, M.Th., mengatakan, sangat berterimakasih kepada Bapak Wali Kota Jayapura atas dukungan dan bantuan yang sudah menutupi kekurangan dari panitia.

“Kiranya keluarga dan pekerjaan diberkati Tuhan Yesus, demikian yabg menjadi pesan – pesan damai dari Wali Kota Jayapura juga selalu kami berikan kesadaran dan pemahaman yag baik untuk warga bersama menjaga kedamaian,” akuinya.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Hari Pentakosta Rayon C Klasis GKI  Kota Jayapura, Frans Rumere mengakui sangat berterimakasih kepada Wali Kota Jayapura yang sudah membantu dari kesiapan panitia.

“Rencana akan dilakukan ibadah dari jemaat – jemaat Rayon C pada tanggal 5 Juni 2017, sebanyak 20 jemaat dan tentunya sekitar 3 ribu – 5 ribu jemaat, sehingga kesiapan ini sudah dibantu banyak dari pa Wali Kota, selkali lagi terimakasih bnyak  Tuhan berkati pa Walikota ,” tuturnya.

Penyerahan bantuan tersebut disaksikan warga jemaat serta Kepala Kelurahan Hedam, Dionisius Deda serta majelis jemaar yang diakhiri dengan foto bersama. (Eveerth Joumilena)

http://lintaspapua.com/2017/05/28/btm-bantu-rp-50-juta-untuk-perayaan-hari-pentakosta/

 

Load more

Show Buttons
Hide Buttons