Arsip Tag: GKI Lembah Yordan

Jul 06 2017

BAPAK K WANDADAYA : SALAH SATU PERAN ROH KUDUS

Renungan Firman Tuhan oleh Bapak K Wandadaya pada Ibadah PKB di Keluarga A Mofu, pada hari Senin, 3 Juli 2017 yang mana mengingatkan kita semua bahwa  tanggal  5 Juli 2017 genap satu bulan kita mengadakan ibadah pencurahan Roh Kudus, Firman Tuhan dimalam hari ini  untuk mengingatkan kita semua anggota PKB  yaitu salah satu peran roh Kudus.

Yesus telah mengingatkan pada murid-murid-Nya, bahwa akan memberikan atau menjanjikan penghibur yaitu Roh Kudus. Seperti tertulis dalam Injil Yohanes pasal14, dan di Pasal 16, Yesus berbicara pada murid-muridnya tentang pekerjaan dari penghibur itu.

Utusan Yesus, Rasul Paulus kepada  Jemaat  di Roma mengajarkan hidup dalam Roh Kudus. Membandingkan antara kehidupan orang yang dipimpin oleh Roh Kudus. Ketika kita lemah, Roh Kudus bekerja. Dalam keaadan lemah atau pun sakit Roh Kudus berbicara atau menyampaikan doa-doa pada Bapa di surga.

Kita renungkan beberapa kebenaran yang akan menolong kita untuk menjadi pemenang dalam kehidupan kita dan melakukan apa yang dijanjikan Yesus telah menjadikan Roh Kudus untuk menolong umatnya atau pengikutnya dengan kekuatan roh kudus dapat menjalani hidup.

Demikian juga Roh Kudus  membantu kita dalam kelemahan kita. Kita tidak tahu bagaimana seharusnya berdoa, tetapi Roh Kudus sendiri berdoa untuk kita kepada Allah,  pada keluhan-keluhan kita yang tak terucapkan. Kita harus dipenuhi oleh Roh Kudus. Baru peran itu bisa berlaku. Roh kudus tidak mungkin tinggal di satu media yang najis. Maka dari itu kita yang benar-benar percaya pada Tuhan, mengikuti perintah Tuhan pastilah kehidupan kita akan dituntun oleh Roh Kudus. Berarti Roh Kudus itu ada dalam kehidupan kita. Ketika kita dalam kelemahan, pasti roh akan menolong kita. Menyampaikan keluhan-keluhan kita.

Roh kudus memiliki peran yang penting dalam kehidupan orang-orang yang percaya. Salah satu peran Roh Kudus adalah membantu kita dalam berdoa.

Ketika kita menajiskan kehidupan kita, maka Roh Kudus akan menjauhi kehidupan kita. Bagaimana Roh Kudus akan menolong kita kalau kehidupan kita  bersih. Untuk itu kita bersihkan kehidupan kita untuk membuka hati kita sehingga Roh Kudus itu akan tinggal bersama kita. Dalam keadaan terjepit, Tuhan pasti menolong kita.

Contoh pada kejadian 8 juni beberapa tahun lalu di Organda atau dalam Jemaat kita ini terjadi kerusuhan, tetapi  Tuhan telah menolong dalam keadaan terjepit dan dalam situsi seperti itu.

Kita harus sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Mengikuti apa yang Tuhan perintahkan. Mari kita lakukan perintah itu sedikit demi sedikit selama masih ada nafas. Maka Roh Kudus akan menjadi penolong. Teruslah bekerja dengan nama Tuhan.

Tuhan menyatakan, pertolongan-Nya untuk orang yang mengasihini-Nya. Itu sebabnya jika kita rindu, melihat dan mengalami maka akan mendapatkan pertolongan dari Tuhan.

Roh kudus akan menyampaikan pada Bapa apa yang kita keluhkan, dalam keadaan terdesak atau tidak memungkinkan. Kita harus membuka hati, agar roh kudus selalu ada dalam kehidupan kita. Pasti kita akan ditolong.

Keterangan Foto : Ibadah Pencurahan Roh Kudus dan Peletakan batu pembangunan Gedung Gereja

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2017/07/06/bapak-k-wandadaya-salah-satu-peran-roh-kudus/

Jun 06 2017

BTM Bantu Rp. 50 Juta Untuk Perayaan Hari Pentakosta

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (BTM)  mendukung penuh perayaan Hari Pentakosta untuk Klasis GKI Kota Jayapura Rayon C dengan memberikan bantuan dana Rp. 50 juta, kepada panitia di Gereja GKI Jemaat Lembah Yordan  Organda.

“Bantuan ini kiranya menjadi berguna dalam membantu pelayanan dan tentunya untuk membangun kemuliaan nama Tuhan,” ujar Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, dalam sambutanya di Gereja GKI Lembah Yordan di Organda Padang Bulan, Minggu (28/5).

Dirnya mengajak, kepada warga jemaat untuk hidup dan bersahabat dengan alam, termasuk menjaga alam.

“Sebab itu, saya juga akan berusaha  memberikan yang terbaik kepada warga, termasuk bagi warga yang membangun diatas drainase akan saya tertibkan dan membongkarnya,” katanya.

Dikatakan, untuk masalah pembangunan akan dilihat baik untuk ijin – ijin, karena dirinya tidak akan memberikan ijin untuk membangun sembartangan.

“Saya tidak bicara omongkosong , tetapi berbicara di bait Allah, sehingga saya mengajak semua mari membantu saya dan kita membangun kota ini,”tuturnya berpesan.

Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan Organda, Pdt. Moses Pulalo, M.Th., mengatakan, sangat berterimakasih kepada Bapak Wali Kota Jayapura atas dukungan dan bantuan yang sudah menutupi kekurangan dari panitia.

“Kiranya keluarga dan pekerjaan diberkati Tuhan Yesus, demikian yabg menjadi pesan – pesan damai dari Wali Kota Jayapura juga selalu kami berikan kesadaran dan pemahaman yag baik untuk warga bersama menjaga kedamaian,” akuinya.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Hari Pentakosta Rayon C Klasis GKI  Kota Jayapura, Frans Rumere mengakui sangat berterimakasih kepada Wali Kota Jayapura yang sudah membantu dari kesiapan panitia.

“Rencana akan dilakukan ibadah dari jemaat – jemaat Rayon C pada tanggal 5 Juni 2017, sebanyak 20 jemaat dan tentunya sekitar 3 ribu – 5 ribu jemaat, sehingga kesiapan ini sudah dibantu banyak dari pa Wali Kota, selkali lagi terimakasih bnyak  Tuhan berkati pa Walikota ,” tuturnya.

Penyerahan bantuan tersebut disaksikan warga jemaat serta Kepala Kelurahan Hedam, Dionisius Deda serta majelis jemaar yang diakhiri dengan foto bersama. (Eveerth Joumilena)

http://lintaspapua.com/2017/05/28/btm-bantu-rp-50-juta-untuk-perayaan-hari-pentakosta/

 

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2017/06/06/btm-bantu-rp-50-juta-untuk-perayaan-hari-pentakosta/

Apr 02 2017

Pdt. M Pulalo, M.Th : Salib artinya memberi diri

Renungan Minggu Pagi Surat Paulus Yang Pertama kepada Jemaat di Korintus [ I Korintus 1 : 18 – 20 ]

Emereuw [02/04] Sebab pemberitaan tentang salib adalah kebohongan bagi mereka yang akan binasa , tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan tentang salib adalah sebuah kekuatan , Jemaat Tuhan ada pertanyaan Salib itu lambang apa , digedung gereja ada salib , di rumah kantor kita jumpai  ada salib . Apa arti Salib ?

Rasul Paulus mengatakan dan menasihati Jemaat di Korintus tentang dua kekuatan besar yaitu kelompok Yahudi dan Kelompok Yunani , bagi mereka yang berhikmat  beranggapan  salib adalah sebuah lambang kebohongan , bagi mereka tradisi yang kokoh …salib adalah lambang kehinaan batu sandungan Yunani dan Yahudi . Yesus sebagai manusia , dalam kemanusiaan Allah , Ia mengerti betul tentang tradisi taurat dan  philosofi Yunani ….ketika di taman Getsemani   Tuhan jauhkan aku dari cawang ini…Tuhan Jauhkan aku dari lambang hina dan nista ini Air Mata Darah keluar , lambang batu sandungan . Bagi orang Kristen Salib lambang penebusan dan keselamatan , bagi Rasul Paulus Salib  adalah Pemberian diri sebagaimana Yesus memberi  Diri – Nya untuk menebus kita . Salib lambang memberi diri  Sang Hidup .  Memberi diri bagi orang banyak , Memberi diri dalam konsep Theologia menurut  Rasul Paulus adalah sebuah kebodohan ketika Jemaat GKI  Lembah Yordan atau orang kristen di Papua , di pilih menjadi majelis jemaat , adalah kebodohan badan pelayan unsur bersedia menjadi ketua , sekretaris bendahara dan seksi usaha dana , adalah sebuah kebodohan ketika memberi diri untuk menjadi panitia pembangunan , disana tidak ada duit  atau doi , disana tidak ada piagam penghargaan , disana tidak ada pangkat dan jabatan , adalah bodoh hai para penatua…adalah bodoh PHMJ ketika memberi diri karena di dalam Tuhan tidak ada doi, Memberi diri itulah salib, berguna untuk diri orang lain , mulai hari ini warga jemaat memahami ketika memasang salib anda bersedia berbagi bagi orang lain, Jika ada lambang Salib di pintu-pintu rumah atau di kamar …maka mulai hari Jemaat  harus memahami bahwa Salib berarti siap berbagi , siap mengurus kepentingan orang lain . dalam bahasa inggris dikatakan “ self giving “ karena gaya hidup  memberi diri adalah melawan arus , bukan ikut arus . Dosen saya di UKIP Tomohon menulis Disertasi berjudul “ Yesus bunuh diri “ sampai hari ini Disertasinya di tolak , dari logika manusia secara ilmiah betul bahwa Yesus memang bunuh diri , karena sudah tahu mau di tangkap Dia datang menyerahkan diri , ceritanya seperti kita Jumpai Petrus murid Yesus mengeluarkan Pedang dan memotong telinga Markus. Ujung dari tntutan adalah kematian , tetapi Tuhan tidak, sehingga rasul paulus mengatakan bahwa bagi orang yang berhikmat itu adalah sebuah kebodohan dan bagi kita yang di selamatkan itu adalah sebuah kekuatan. Sebuah kekuatan dasyat , siapa yang mau sangkali itu . dari satu oknum yang memberi diri , sekarang berapa milyar orang yang mengikut Yesus , Jika kita bandingkan dengan cara pandang hikmat ilmiah , kalau saja Yesus tidak memberi diri hari itu di taman Getsemani dan berakhir di kalvari , adakah saudara dan saya duduk disini , dari sebuah kebodohan yang dianggap bodoh sekarang terbukti  sebuah kekuatan yang menembus sekat-sekat , agama suku dan bahasa , kekuatan yang sangat sangat luar biasa, oleh sebab itu Rasul Paulus mengatakan pemberitaan tentang Salib bagi kita yang diselamat adalah sebuah kekuatan dan penebusan “ Lalu bagaimana sikap saudara/i dalam mendengarkan berita Injil? Paulus mengatakan bahwa pemberitaan Injil yang dia lakukan menghasilkan dua efek yang berlawanan. Pertama, Injil merupakan kekuatan Allah bagi orang yang diselamatkan; kedua, Injil dianggap sebagai kebodohan oleh orang-orang yang akan binasa (18). Sekarang coba pikirkan, kalau orang menganggap Injil sebagai kebodohan, bukankah itu berarti bahwa mereka menganggap diri mereka sendiri sebagai orang berhikmat? Namun menurut Paulus, yang mengutip Yesaya 29:14, hikmat manusia tidak ada artinya di hadapan Allah (19). Hikmat dan kebijaksanaan manusia tak akan memampukan orang untuk mengenal Kristus, juga tidak akan mampu membebaskan mereka dari dosa-dosa mereka. Hanya “kebodohan” untuk percaya pada Injil Kristuslah yang akan memampukan orang untuk memiliki pengenalan akan Kristus hingga dosa-dosanya diampuni. Dan jika ada orang-orang yang meminta tanda sebagai pembuktian kemahakuasaan Kristus, maka saliblah yang menjadi tandanya. Meskipun salib bisa saja dianggap sebagai tanda kutuk atau hukuman, yang memperlihatkan ketidakmampuan Kristus membebaskan diri dari salib. Demikianlah pemaparan Paulus kepada jemaat Korintus mengenai superioritas Injil di atas segala hikmat

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2017/04/02/pdt-m-pulalo-m-th-salib-artinya-memberi-diri/

Mar 23 2017

Pnt. L Latuheru : ” KUNCI KEBERHASILAN HIDUP “

Renungan Firman Tuhan pada Ibadah WIJK III di Keluarga N Tantolu

Bapa Ibu Saudara/i yang terkasih bersama keluarga N Tantolu yang saya kasihi di dalam Tuhan Yesus ,  Pembacaan Alkitab kita di malam hari ini dalam Ibadah Wijk III  saya pilih dalam  Kitab Yesaya 55 : 1 – 11  menjadi perenungan kita bersama pada pembacaan Firman Tuhan ini saya beri thema “ Kunci Keberhasilan Hidup  sebagaimana judul dari pembacaan kita bersama adalah ….Seruan untuk turut serta dalam keselamatan yang dari TUHAN

55:1 1 Ayo, hai semua orang yang haus 2 , o  marilah dan minumlah air, p  dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli q  dan makanlah, juga anggur dan susu r  tanpa bayaran! s  55:2 Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? t  Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik u  dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat. v  55:3 Sendengkanlah telingamu dan datanglah kepada-Ku; dengarkanlah, w  maka kamu akan hidup! x  Aku hendak mengikat perjanjian y  abadi dengan kamu, menurut kasih setia z  yang teguh yang Kujanjikan kepada Daud. a  55:4 Sesungguhnya, Aku telah menetapkan dia menjadi saksi b  bagi bangsa-bangsa, menjadi seorang raja dan pemerintah c  bagi suku-suku bangsa; 55:5 sesungguhnya, engkau akan memanggil bangsa d  yang tidak kaukenal, dan bangsa yang tidak mengenal engkau akan berlari kepadamu, e  oleh karena TUHAN, Allahmu, dan karena Yang Mahakudus, f  Allah Israel, yang mengagungkan g  engkau. 55:6 Carilah h  TUHAN 3  selama Ia berkenan ditemui; i  berserulah j  kepada-Nya selama Ia dekat! 55:7 Baiklah orang fasik meninggalkan k  jalannya, dan orang jahat meninggalkan rancangannya; l  baiklah ia kembali m  kepada TUHAN, maka Dia akan mengasihaninya, n  dan kepada Allah kita, sebab Ia memberi pengampunan o  dengan limpahnya. 55:8 Sebab rancangan-Ku p  bukanlah rancanganmu 4 , dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, q  demikianlah firman TUHAN. 55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, r  demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. s  55:10 Sebab seperti hujan t  dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, u  memberikan benih v  kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, w  55:11 demikianlah firman-Ku x  yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia 5 , y  tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil z  dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.

Dalam hidup ini jika kita ingin berhasil dalam hidup, Alkitab dengan jelas mengatakan “  55:6 Carilah h  TUHAN 3  selama Ia berkenan ditemui; i  berserulah j  kepada-Nya selama Ia dekat! “ dalam hidup ini hendaklah kita merenungkan Firman Tuhan di waktu siang dan malam , karena apapun yang kita lakukan dalam hidup ini , jika di luar Tuhan Yesus, maka semua akan sia-sia dan  kita tidak pernah menjumpai yang namanya keberhasilan kalaupun ada tentu kehidupan kita dalam kefasikan,  dalam minggu ini kita akan memasuki minggu sensara yang ketiga, hendaklah kita merenungkan penderitaan Yesus karena pelanggaran akan dosa kita , Yesus telah menderita , disalibkan dan mati bagi dosa kita, maka Yesus adalah Kunci Keselamatan bagi kita dalam hidup , untuk bisa berhasil dalam hidup tentu Yesus adalah pilihan kita dimana  Yesus telah menyediakan kemenangan yang abadi dimana Yesus telah mati bersama dosa-dosa kita  dan Yesus telah bangkit bersama Kemenangan yang abadi bagi kita, dalam hidup ini tidak ada jalan lain selain Yesus . Orang yang merenungkan firman Tuhan siang dan malam, apapun yang dilakukan akan berhasil , ini sebagaimana diperkatakan oleh Alkitab , Alkitab menyatakan bahwa 55:9 Seperti tingginya langit dari bumi, r  demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. Untuk itu bapak Ibu dan Keluarga N  Tantolu yang Yesus kasihi, Apapun yang kita lakukan pastikan bahwa Yesus adalah kunci dari segalahnya. Karena Yesus mati dan disalibkan untuk menebus dosa-dosa kita, maka kita adalah lebih dari pemenang.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2017/03/23/pnt-l-latuheru-kunci-keberhasilan-hidup/

Ibadah Perjamuan Kudus Jemaat GKI Lembah Yordan

perjamuanDalam Ibadah Perjamuan Kudus yang dilaksanakan di Jemaat GKI Lembah Yordan – Perum Organda Padang Bulan pada Ibadah Minggu Sore, 09 Oktober 2016  pukul 18:00 WIT , Ibadah didimpin oleh HambahNya Ibu Pdt. Desvan Robot,S.Th,  yang dalam khotbahnya terambil di Kitab Matius 6:33, dimana itu merupakan Khotbah Yesus di Bukit, dimana  Yesus berkata, “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.” Yesus mengatakan hal ini sebelum menyelesaikan karya penebusan di kayu salib. Allah memiliki kasih yang begitu besar kepada kita sehingga Ia tidak ingin kita kuatir, gelisah ataupun takut akan segala sesuatu. Yesus telah menebus kita dari semua hal ini.
Apa yang mengganggu Saudara/i saat ini? Apakah usaha atau pekerjaan Saudara/i ? Ataukah pasangan hidup atau anak-anak Saudara? Hal itu tidak menjadi masalah lagi karena bila Saudara/i  lebih dulu mencari kerajaan Allah dan kebenaran-NYA, Ia akan memastikan bahwa Saudara tidak akan kekurangan apapun! Tuhan adalah gembalamu, dan engkau tidak akan kekurangan (Mazmur 23). Orang menemukan dirinya kekurangan karena kekuatiran membawa mereka mencoba melakukan sesuatu melalui rasa takut dan usaha pribadi untuk memperbaiki segala sesuatu yang sebenarnya sudah disediakan oleh Tuhan. Bukankah Ia mengatahan bahwa semuanya itu akan Ia tambahkan?  Perihal Kerajaan Allah,  Mari Kita ambil sedikit waktu dan mendefinisikan Kerajaan Allah: “Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.” (Roma 14:17). Roma 1:16-17 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah…” Kebenaran-Nya dinyatakan di dalam Injil. Puji Tuhan! Kerajaan Allah ada di dalam kita; dinyatakan kepada kita melalui Injil!  Roma 5 mengatakan pada kita bahwa kita telah diberi karunia kebenaran – kita adalah kebenaran Allah di dalam Kristus Yesus. Yesus telah membenarkan Saudara/i  dihadapan Allah. Ia telah menanggung semua penghukuman untuk  semua  dosa Saudara/i di atas kayu salib dan memberikan ketidakberdosaan-Nya pada Saudara/i.  Saudara/i telah dibebaskan; Saudara/i  merdeka. Sebagian besar orang Kristen akan setuju bahwa mereka telah diampuni. Bila memang demikian, lalu mengapa mereka masih hidup di dalam rasa bersalah dan penghukuman? Karena mereka tidak benar-benar percaya bahwa diri mereka telah diampuni secara total. Mereka memiliki suatu penyesalan untuk mengakui semua doa mereka karena mereka tidak cukup yakin bahwa mereka sepenuhnya diampuni. Saudara-saudari, inilah yang disebut dengan kebenaran – bahwa hal itu adalah pemberian. Saudara/i  tidak dapat memperolehnya melalui pengakuan dosa, baju kabung dan abu atau hal-hal yang lain. Hal itu merupakan karya yang telah diselesaikan Yesus dan tidak ada hubungannya dengan usaha Saudara/i. Malahan, usaha Saudara  untuk menjadi orang benar akan membatalkan iman saudara sesuai dengan Roma 4:17. Hal itu juga disebut dengan kebenaran pribadi. Memahami kebenaran Saudara sangatlah vital berhubungan dengan dua bagian lainnya dari kerajaan Allah, sukacita dan damai sejahtera, agar bekerja dalam hidup Saudara, yang segera akan Anda lihat.
Dalam khotbahnya Pdt.Desvan Robot,S.Th mengajak warga Jemaat untuk mengucap syukur atas semua kebaikan Tuhan Yesus didalam kehidupan Warga Jemaat , dalam situasi apapun atau bagaimanapun yang terjadi Tuhan tidak pernah meninggalkan Umatnya, yang perlu dilakukan hanyalah Percaya dan berserah pada-Nya.

Sumber Dokumentasi : Google

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/10/10/ibadah-perjamuan-kudus-gki-lembah-yordan/

YANG TERBESAR ADALAH YANG MELAYANI, BUKAN DILAYANI

GeorgeCBoldt_(cropped)_LOC23338vGeorge Karl Boldt  merupakan sosok yang patut diteladani, dalam menjalani profesinya dia  selalu rendah hati dan ramah dengan siapa saja, Sosok ini menjadi pilihan dalam renungan minggu ini yang kisahkan melalui Buletin Doa Jemaat GKI Lembah Yordan – Perumahan Organda, dengan judul “ YANG TERBESAR ADALAH YANG MELAYANI, BUKAN DILAYANI “ sebagaimana dikisahkan pada suatu malam hujan badai bertahun-tahun yang lalu, ada seorang laki-laki tua dan istrinya masuk ke sebuah lobby hotel kecil di Philadelphia untuk mendapatkan tempat bermalam dan menghindari hujanbadai yang lebat. Di Philadelphia saat itu sedang ramai dengan 3 acara besar sehingga semua kamar hotel penuh. Akan tetapi, si resepsionis hotel yang ramah menawarkan kamarnya yang sederhana kepada pasangan tua itu untuk bermalam sehingga mereka dapat beristirahat dan menghindari hujan badai. Pasangan tua ini sangat terkesan dengan pelayanan sang resepsionis.

Dua tahun kemudian, pasangan tua ini mengundang si resepsionis mengunjungi mereka di New York. Pasangan tua ini bretemu dengannya di New York, dan membawa dia ke sudut Fifth Avenue and 34th Street. Dia menunjuk sebuah gedung yang megah disana, sebuah istana dengan warna kemerahan, dengan menara yang menjulang kelangit dan mengatakan bahwa itu adalah hotel yang dibangun olehnya untuk dikelola si resepsionis. Tempat megah tersebut adalah Waldorf-Astoria Hotel, suatu hotel yang sangat mewah di Manhattan, New York, Amerika Serikat. George Karl Boldt adalah sang resepsionis yang ramah itu yang dipercayakan mengelolah hotel tersebut, Ia terlahir di Jerman pada tanggal 25 April 1851, Ia adalah manajer pertama di Waldorf Astoria Hotel dan ia telah menjadikan hotel tersebut sebagai salah satu hotel yang terkenal diseluruh dunia

Tuhan Yesus juga memberikan teladan untuk melayani dengan membasuh kaki murid-muridNya. Teladan Yesus mengingatkan kita bahwa kita perlu memiliki hati dan sikap melayani yang tulus dan sungguh-sungguh. Saudaraku ingatlah bahwa yang terbesar adalah hati yang selalu melayani dengan sungguh-sungguh dengan kerendahan hati seorang hamba.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/07/18/yang-terbesar-adalah-yang-melayani-bukan-dilayani/

Bantuan Talud kepada Jemaat GKI Lembah Yordan mulai dikerjakan

taludSabtu akhir pekan [4/06] bertempat di lokasi Pembangunan gedung Gereja baru GKI Lembah Yordan yang direncanakan melalui keputusan Sidang Jemaat VII pada tahun pelayanan 2016 ini, telah dimulai pekerjaan Talud yang dihibahkan oleh Badan Penanggulang   Bencana Daerah Kota Jayapura melalui Dana Siap Pakai dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana  RI di Jakarta, saat meninjau lokasi pembangunan talud di Jemaat GKI Lembah Yordan,   Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura, Bernard J. Lamia kepada Ketua Pembangunan GKI Lembah Yordan K F Mambay berharap untuk memberikan dukungan terkait proses pekerjaan pembangunan talud ini, agar berjalan dengan aman dan lancar, terutama untuk menyelesaikan keseluruhan pembangunan talud dari perencanaan semula, bisa dilakukan upaya kepada pihak lain, agar dapat menambah pembiayaan yang sangat terbatas dari Badan Penanggulang   Bencana Daerah Kota Jayapura.lokasi talud

Sebelumnya pekerjaan ini merupakan hasil dari kunjungan kasih yang di lakukan Walikota Jayapura, melalui Sekda Kota Jayapura bersama pimpinan SKPD Desember 2015 , yang mana saat itu diarahkan kepada Sekretaris Jemaat oleh Kepala  Badan Penanggulang   Bencana Daerah Kota Jayapura Bernard J. Lamia untuk menyiapkan usulan pembangunan talud, menyikapi petunjuk dan arahan tersebut, Tim Teknis Panitia Pembangunan GKI Lembah Yordan yang dikoordinir oleh Bapak Leopard Furay membuat perencanaan dan mengusulkan ke BPBD Kota Jayapura, dan Puji Tuhan , tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama pekerjaan talud sudah segera mulai dikerjakan.

Mengawali semua pekerjaan di lokasi pembangunan talud,  Pnt.  J Wakano yang berkesempatan hadir,  memimpin doa bersama untuk semua proses pekerjaan ini, dan mengucap syukur atas campur tangan dan karya Tuhan yang besar bagi Jemaat GKI Lembah Yordan, dan dalam doanya juga Pnt. J  Wakano berdoa untuk ikatan kasih persaudaraan dalam Jemaat di dalam Tuhan Yesus Kristus, agar Majelis Jemaat, Panitia Pembangunan dan warga jemaat bersama-sama saling menopang dalam pekerjaan Tuhan untuk Hormat dan kemulian bagi nama Tuhan kita Yesus Kristus.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/06/05/bantuan-talud-kepada-jemaat-gki-lembah-yordan-mulai-dikerjakan/

Rapat Panitia Wisata Rohani PKB Jemaat GKI Lembah Yordan

Lembah Yordan – Persekutuan Kaum Bapak (PKB) Jemaat GKI Lembah Yordan, Perum Organda Kota Jayapura dalam program kerja Tahun Pelayanan 2016, akan melakukan perjalanan Wisata Rohani ke Jemaat GKI Lukas Saba, Klasis Biak Timur.

Dan untuk memantapkan rencana perjalanan wisata rohani ini, bertempat di Halaman Gereja GKI Lembah Yordan, usai ibadah Minggu, 24 April diadakan Rapat Koordinasi yang di pimpin langsung oleh Ketua Panitia Wisata Rohani PKB GKI Lembah Yordan, Karel F. Mambay dan didampingi Sekretaris Panitia, Bapak M. Kapitarauw, dengan agenda pengecekan persiapan masing-masing seksi.

DSC_0098Karel F. Mambay berharap koordinasi internal PKB dalam mempersiapkan rencana perjalanan wisata rohani ini rutin dilakukan mengingat saat ini Jemaat GKI Lukas Saba, Klasis Biak Timur juga telah membentuk panitia penyambutan kunjungan dari PKB GKI Lembah Yordan.

Dijelaskan Karel Mambay dalam kunjungan atau wisata rohani ini, pihaknya telah mempersiapkan berbagai program atau kegiatan yang dilaksanakan oleh Panitia Wisata Rohani di Jemaat GKI Lukas Saba, diantaranya Sosialisasi Bahaya Narkoba, Sosialisasi Teknik penangkapan ikan yang ramah lingkungan, Pelatihan Jurnalistik Gereja , dan Penanaman Pohon, serta sejumlah kegiatan lainnya.

Kegiatan yang kami lakukan ini tak lepas dari Visi Gereja Kristen Injili Di Tanah Papua, yakni “Menghadirkan Tanda-Tanda Kerajaan Allah” sebagai visi yang menjadi dasar, pedoman dan tujuan hidup persekutuan, kesaksian dan pelayanannya di Tanah Papua. “ujar Mambay.

Sambung Mambay, Persekutuan Kaum Bapak (PKB) sebagai Imam dalam keluarga harus bisa menghadirkan “tanda-tanda Kerajaan Allah” dalam keluarga, artinya segala hal yang baik dan menyenangkan kehidupan seorang manusia sebagaimana disebutkan pada aspek rohani dan jasmani, antara lain: kesetiaan dan ketaatan kepada Tuhan, kebebasan, perdamaian, kesejahteraan, kesehatan, kemampuan dan keterampilan, keamanan, ketertiban dan lain sebagainya yang mendatangkan sukacita dan kebahagiaan (syaloom) kepada manusia.

Rencana Wisata Rohani PKB GKI Lembah Yordan ini merupakan pergumulan bersama dengan Ketua PKB jemaat, Bapak Guru W. Awom yang merupakan pensiunan guru dari Lembah Baliem Wamena, yang saat ini masih terus dipercayakan dalam panggilan pelayanan sebagai Ketua PKB Jemaat GKI Lembah Yordan.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/04/24/rapat-koordinasi-panitia-wisata-rohani-pkb-jemaat-gki-lembah-yordan-ke-jemaat-lukas-saba-klasis-biak-timur/

KEGIATAN TRAINING OF TRAINERS (ToT) se-KLASIS JAYAPURA

ToT PAM Klasis

Kegiatan di Kampung Kayopulau dan visitasi di Klinik Walihole Yoka

Program pelayanan Seksi Pendidikan PAM GKI Lembah Yordan yaitu Training of Trainers telah dilaksanakan pada tanggal 14 – 17 April 2016 bertempat di Kampung Kayopulau. Program ini  merupakan program kerja Seksi Pemuda Klasis Jayapura tahun 2016. Kegiatan ini ditujukan untuk Sekretaris BP PAM di seluruh Klasis Jayapura dan perwakilan Klasis-Klasis Wilayah 1. Untuk PAM Lembah Yordan diwakili oleh 1 orang yaitu Sekretaris BP.

Kegiatan ini diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Pdt. Amelia Waimuri selaku Pelayan di Jemaat GKI Ebenhaezer Kampung Kayopulau. Dalam khotbah yang disampaikan oleh beliau, disampaikan bahwa melalui kegiatan ToT dapat diciptakan pemimpin muda Kristen yang berkualitas. Selanjutnya hari pertama kegiatan ToT diisi oleh berbagai materi mengenai cara merancang dan evaluasi program, konsep pekabaran injil yang konseptual, cara pemuda menghadapi perubahan global, serta perkembangan, pemikiran dan praktek kehidupan umat GKI di Tanah Papua.
Selanjutnya pada hari kedua, dibagi beberapa kelompok untuk melakukan kunjungan di beberapa tempat, diantaranya adalah Sekolah YPK (Bidang Pendidikan), Pasar Tradisional Papua (Bidang Ekonomi), Klinik GKI HIV-AIDS Walihole (Bidang Kesehatan), Komnas HAM (Bidang HAM dan Demokrasi), Kayopulau/Tobati-Enggros (Bidang Masyarakat Pribumi), dan Kantor Sinode (Administrasi Gereja). Perwakilan PAM Lembah Yordan mendapat bagian untuk mengunjungi saudara-saudara yang terinfeksi HIV-AIDS di Klinik Walihole Yoka. Sebanyak 10 orang termasuk panitia, fasilitator, serta peserta mendapat bagian dalam kunjungan ini. Dalam kunjungan ini, peserta ditemani langsung oleh petugas Klinik Walihole yaitu Konsultan HIV-AIDS, Agnella Chingmaro. Beliau memperkenalkan latar belakang dari klinik serta stigma negatif dari masyarakat kepada saudara-saudara yang terinfeksi HIV-AIDS. Banyak hal yang diperoleh oleh peserta melalui kunjungan ini salah satunya adalah bagaimana ibu Agnella Chingmaro yang berasal dari Afrika secara tulus melayani masyarakat Papua yang terinfeksi HIV-AIDS. Diakhir dari kunjungan ini seluruh peserta diperiksa apakah terinfeksi HIV-AIDS atau tidak di Laboratorium Klinik Walihole. Setiap peserta menerima hasil dengan cara konsultasi secara pribadi dengan Ibu Agnella Chingmaro.
Untuk hari ketiga, peserta memperoleh materi tentang konsep merancang program untuk membangun kapasitas setiap anggota BP PAM serta simulasi Sidang Jemaat. Setelah itu, peserta mendapat kesempatan untuk mempresentasekan hasil kunjungan dari tiap-tiap kelompok. Kegiatan ini ditutup pada hari Minggu, 17 April 2016 dengan Ibadah bersama Jemaat GKI EbenHaezer Kayopulau. (YS)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/04/22/kegiatan-training-of-trainers-tot-se-klasis-jayapura/

KEGIATAN MENYAMBUT HUT JEMAAT GKI LEMBAH YORDAN KE-VII TAHUN 2016

HUT JemaatDalam rangka menyongsong HUT Jemaat GKI Lembah Yordan Ke-7 Tahun pada tanggal 17 Mei yang akan datang, maka Panitia Hari-Hari besar gerejawi yang dipercayakan melakukan berbagai kegiatan adapun kegiatan-kegiatan tersebut antara lain :

  1. Pertandingan Volly (Khusus Unsur PAM, PW & PKB)
  2. Pertandingan Bola Kaki Gawang Mini (Khusus Unsur PAR)
  3. Paduan Suara (Semua Unsur)
  4. Cerdas Cermat Alkitab (Semua Unsur)
  5. Lomba Masak Pepeda & masak Ikan kuah kuning (Khusus PKB & Majelis Jemaat)
  6. Lomba Masak Nasi Goreng (Khusus Unsur PAM)
  7. Donor Darah (Semua Unsur)
  8. Pelatihan Pembuatan & Menghias Kue (Unsur PW)

Namun kegiatan yang baru dilaksanakan adalah pertandingan Volly dan Gawang Mini yang lainnya dilaksanakan pada bulan Mei  yang berdekatan dengan Hari Ulang Tahun Jemaat GKI Lembah Yordan. Pembukaan kegiatan pada hari Senin, 11 April di awali dengan pertandingan bola kaki gawang mini. Menurut Pdt.S.P.Mandibondibo,S.Si.Theol, dalam kata sambutan dan doa pembukaan kegiatan mengatakan bahwa perayaan ulang tidak lengkap kalau tidak ada lomba oleh sebab itu dengannya ada kegiatan ini kita patut mengucap syukur dan ketika pertandingan atau perlombaan-perlombaan telah dilakukan kita harus menunjukan sportivitas dengan mengikuti semua kegiatan tanpa membuat sesuatu hal yang merugikan kita dan menurut Sdr. Frans Rumere selaku Ketua Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi, mengatakan bahwa kegiatan-kegiatan yang dibuat ini menunjukan rasa syukur kita terhadap penyertaan Tuhan Yesus selaku kepala gereja kita. (FXR)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/04/16/kegiatan-menyambut-hut-jemaat-gki-lembah-yordan-ke-vii-tahun-2016/

Post sebelumnya «

Fetch more items