Arsip Tag: GKI Lembah Yordan

Mar 28 2016

JALAN SALIB

Jalan Salib

Gambar : Jalan Salib PAM GKI Lembah Yordan, 26-03-2016

[Lembah Yordan 26/03] Memaknai pengorbanan Yesus Kristus, Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi dan Persekutuan Anggota Muda GKI Lembah Yordan mengadakan prosesi jalan salib yang di ikuti oleh seluruh anggota jemaat dan juga oleh denominasi gereja lainnya yang berada disekitar lingkungan perumahan organda. Jalan Salib pada tahun ini bertemakan “kontekstual dan penyaliban masa kini”, oleh karena itu para tentara menggunakan pakaian tradisional dari seluruh daerah nusantara berdasarkan kekayaan multi etnis yang berada dalam jemaat GKI Lembah Yordan dan penyaliban masa kini menggambarkan kebiasaan buruk yang dllakukan oleh setiap kita yang percaya Yesus Kristus tetapi melakukan hal-hal yang tidak berkenan kepada-Nya seperti mabuk, korupsi, perselingkuhan dan penggunaan narkoba. Ketua PHMJ GKI Lembah Yordan, Pdt. S.P.Mandibondibo,Ssi.Theol dalam renungan singkatnya ketika selesai prosesi jalan salib mengatakan bahwa kita seharus bersyukur karena Yesus Kristus yang kita percaya rela mati untuk menebus dosa kita jadi mau dan tidak mau kita harus hidup taat kepada-Nya dan melakukan apa yang dikehendaki-Nya seperti jangan melakukan korupsi, mabuk, perselingkuhan,narkoba dan lain-lainya karena ketika kita melakukan itu, kita sudah menyalibkan Yesus dan kita juga bersyukur dalam jemaat kita ada berbagai macam suku dari daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Ambon dan Papua itu merupakan kekayaan jemaat yang harus kita jaga tetapi terkadang kita egois dengan kesukuan kita yang menyebabkan kita lebih mengasihi sesama dari daerah kita dan hal itu secara tidak langsung  kita sudah menyalibkan Tuhan Yesus. (FXR)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/28/jalan-salib/

Ibadah Perjamuan kudus di Jemaat GKI Lembah Yordan

[Lembah Yordan – Organda 25/3] 800px-EucharistELCAIbadah Perjamuan kudus di Jemaat GKI Lembah Yordan – Organda Padang Bulan dilaksanakan pada Ibadah Jumat Petang 25 Maret 2016  pukul 18:00 WIT, tampak hadir anggota Jemaat beserta anggota sidi jemaat yang baru diteguhkan pada tanggal 20 Maret 2016. Dalam Ibadah Perjamuan Kudus di Jemaat GKI Lembah Yordan , Pembacaan Firman Tuhan yang terambil di Kitab Injil Markus 14 : 22 – 25 dengan judul “ Penetapan Perjamuan Malam,   Pdt. S Mandibondibo,S.Si. Theol  menegaskan bahwa Pengorbanan Yesus telah membebaskan manusia dari perbudakan dosa. Sehingga hendaknya kita sebagai warga jemaat memaknai arti kematian Yesus secara pribadi sehingga tidak lagi diperbudak oleh dosa. Jangan menyia-nyiakan pengorbanan Yesus bagi hidup bapak/ibu dan saudara.

Kisah mengenai bagaimana Yesus menetapkan Ekaristi pada malam sebelum Penyaliban (Perjamuan Terakhir) dicatat dalam 4 kitab Perjanjian Baru: ketiga Injil Sinoptik (Matius 26:26-28, Markus 14:22-24, Lukas 22:17-20) dan 1 Korintus 11:23-25.[2] Versi dalam Injil Matius dan Markus hampir sama, sementara versi Lukas sangat serupa dengan versi Paulus dalam 1 Korintus yang mana nampak lebih lengkap menjelaskan bagian awal dari Perjamuan.[16]  Dalam Injil Yohanes, kisah mengenai Perjamuan Terakhir tidak menyinggung Yesus mengambil roti dan cawan dan menyebutnya sebagai tubuh dan darah-Nya; melainkan Ia menceritakan tindakan sederhana mencuci kaki para murid, menubuatkan pengkhianatan yang akan dialami-Nya, peristiwa-peristiwa yang akan mengantarnya ke kayu salib, dan dialog panjang dalam menanggapi beberapa pertanyaan para murid —di mana Ia berbicara mengenai pentingnya kesatuan mereka dengan-Nya dan satu sama lain.[17]

Pada umumnya semua denominasi Kristen percaya bahwa mereka diperintahkan Yesus untuk mengulangi peristiwa perjamuan ini untuk memperingatinya: “… perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!” (1 Korintus 11:24-25).[34] Sebagian Gereja Protestan lebih menekankan Perjamuan Kudus sebagai peringatan akan kematian dan pengorbanan Yesus bagi umat manusia.[35] Perjamuan Kudus berguna sebagai dorongan untuk secara periodik menilai diri (self correction) dalam arti mengadakan koreksi atas hati dan pikiran masing-masing, karena syarat untuk dapat ikut dalam Perjamuan Kudus ialah hati yang bersih dan pikiran sedemikian rupa sehingga keikutsertaan makan roti dan minum anggur dari cawan Perjamuan Kudus itu adalah dalam keadaan rohani yang layak dan iman yang tidak ragu-ragu (1 Korintus 11:28-29).[36]

Sumber Doc  : https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:EucharistELCA.JPG

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/03/26/ibadah-perjamuan-kudus-di-jemaat-gki-lembah-yordan/

GUNUNG BATU

“Syukuran Tahun Pelayanan 2015 dan Pembukaan Tahun Pelayanan 2016’ WIJK II GALILEA Jemaat GKI Lembah Yordan”

Pendeta

Gambar 1. Ibadah Sykuran di Pantai hamadi

Mensyukuri penyertaan Tuhan dalam pelayanaan tahun 2015, maka seluruh jemaat yang ada di Wijk II Galilea mengdakan ibadah yang bertempat di pantai hamadi sekaligus refresing untuk membuka tahun pelayanan 2016. Ibadah ini di pimping oleh Pdt. S.P. Mandibondibo, S.Ssi.Theol yang juga selaku Ketua pelayan Harian Majelis Jemaat GKI Lembah Yordan dengan membawa bacaan firman dari kitab injil Markus 8 : 31-36 “ Penderitaan dan syara-syarat Mengikuti Dia” menurut Bapa Pdt. S.P.Mandibondibo, S.Ssi.Theo. Sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus kita tidak akan pernah terlepas dari yang namanya kesengsaraan karena kita hidup didunia ini maka kitapun akan menglami apa yang dikatakan kesengsaraan karena Yesus yang sebagai anak Allah juga mengalami apa itu sengsara bahkan Ia sampai rela mati, oleh sebab pada saat kita mengalami masalah seharusnya kita bersyukur dan bekerja lebih giat lagi supaya kita bisa terlepas dari kesengsaraan dan bisa hidup bahagia jadi anggaplah kesengsaraan itu sebagai ujian untuk kita mendapat sesuatu atau hadiah. Bapa pendeta juga mengatakan bahwa pada saat ini kita sudah masuk dalam minggu kesengsaraan yang pertama yang biasa dikatakan minggu Esto Mihi”Gunung Batu” oleh karena itu marilah iman kita sperti gunung batu yang kokoh yang tak pernah goyang oleh bencana apapun dalam menjalani hudup dan pelayanan di tahun 2016. (FXR)

wijk ii wijk wijk2

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/02/12/gunung-batu/

» Post terbaru

Fetch more items