Arsip Tag: Jemaat GKI Lembah Yordan

Jun 08 2017

Kala Kendaraan Jemaat Gereja Parkir di Halaman Masjid Papua

Remaja masjid jaga keselamatan perayaan Hari Pantekosta di Papua (Liputan6.com / Katharina Janur)

Liputan6.com, Jayapura – Dua puluhan remaja Masjid Al-Ikhlas Organda, Abepura, Kota Jayapura, Papua, berbaris rapi di depan masjid di lahan seluas 630 meter persegi. Mereka mempersilakan kendaraan roda dua milik umat Nasrani yang merayakan Hari Pentakosta ke-2.

Puluhan remaja tanggung itu sengaja mempersilakan jemaat Gereja GKI Lembah Yordan untuk masuk ke pelataran parkir pada masjid yang terletak di permukiman padat penduduk ini. Akibatnya, halaman parkir depan masjid yang berukuran 30 x 15 meter dipenuhi lebih dari 100-an kendaraan roda dua.

Ketua Masjid Al-Ikhlas Organda, Anang Budiono, menuturkan antara umat Nasrani dan Muslim di daerahnya selalu saling memberikan perhatian dan membantu antara satu dan yang lainnya.

Gereja GKI Lembah Yordan letaknya tak jauh dari letak Masjid Al- Ikhlas, kira-kita berjarak 100 meter. Kedua tempat ibadah itu selalu memberikan lahan parkir ataupun ucapan hari raya besar masing-masing agamanya.

Kami saling memberikan ucapan hari raya keagamaan, baik dari umat Muslim kepada umat Nasrani atau sebaliknya. Seperti hari ini, kami memberikan ucapan Hari Pentakosta dan mempersilakan semua kendaraan jemaat GKI Lembah Yoran untuk dapat diparkir di halaman masjid,” kata Anang, Senin, 5 Juni 2017.

Anang mengaku, pendeta dan jemaat GKI Lembah Yordan juga selalu mendoakan dan memberikan ucapan Ramadan kepada jemaah Masjid Al-Ikhlas.

“Kami tak pernah terpengaruh dengan gesekan antar-agama yang terjadi di luar sana. Ini karena kami menganggap warga satu dan yang lainnya adalah bersaudara. Kami selalu dipersatukan dengan rasa kemanusiaan,” ujarnya.

Justru karena persatuan inilah, acara hari besar keagamaan hampir tak pernah melibatkan aparat keamanan dalam pengamanannya.

“Masing-masing umat selalu menjaga keamanan dan ketertiban dalam beribadah,” ujarnya.

Salah satu Jemaat Gereja GKI Lembah Yordan yang bermukim di Perumahan Organda, Mathius Urbinas, menyebutkan kekerabatan antara umat Muslim dan Nasrani di Organda terwujud dalam beragam kegiatan.

“Kami selalu kompak dalam kegiatan apa pun yang kami kerjakan, baik kegiatan agama ataupun kegiatan kemanusiaan lainnya. Hal-hal indah selalu ciptakan di tempat ini,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Papua meliburkan hari Senin, 5 Juni 2017 sebagai Hari Raya Pentakosta ke-2 bagi umat Nasrani di Bumi Cenderawasih. Libur fakultatif memberikan kesempatan kepada umat Nasrani untuk merayakan Hari Pentakosta.

Perayaan Pentakosta di Gereja GKI Lembah Yorban diikuti oleh ribuan umat Nasrani dari GKI Klasis C yang tersebar di lima distrik di Kota Jayapura, Papua.

Sumber Berita : http://regional.liputan6.com/read/2979641/kala-kendaraan-jemaat-gereja-parkir-di-halaman-masjid-papua

 

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2017/06/08/kala-kendaraan-jemaat-gereja-parkir-di-halaman-masjid-papua/

Mar 26 2017

Pdt. M Pulalo, M.Th : Petrus, Thomas & Filipus mewakili kekristenan masa kini

“Jawab Yesus:  ‘Nyawamu akan kauberikan bagiKu?  Sesungguhnya Aku berkata kepadamu:  Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.”  Yohanes 13:38

Minggu ini kita akan memasuki minggu advent yang kelima atau Laetare yang artinya Bersuka-citalah bersama-sama Yerusalem , dalam Pembacaan dan perenungan Firman Tuhan di pagi ini kita akan belajar bersama di dalam Kitab Yohanes : 13 – 36 – 38 dan Yohanes 14 : 5 – 9  Yesus telah menunjukkan kasihNya dan Allah dipermuliakan di dalam Yesus.  Begitu juga jika kita mempraktekkan kasih itu secara nyata kepada orang lain, kehidupan kita akan menjadi kesaksian bagi dunia yang sedang ‘kering’ kasih dan Tuhan pun dimuliakan melalui kita.  Maka dari itu kehidupan para pengikut Kristus haruslah berbeda dari orang dunia, dan yang membedakan itu adalah buah kasih yang dihasilkan.

Dalam pembacaan kita , terkait Pidato Tuhan Yesus yang menubuatkan tentang Jalan Via Dolorosa, seperti kita tahu bersama Jalan Via Dolorosa  adalah sebuah jalan di Kota Yerusalem Kuno. Jalan ini adalah jalan yang dilalui Yesus sambil memanggl salib menuju Kalvari. Jalan ini ditandai dengan 14 titik salib. Lima titik salib terakhir berada di dalam Gereja Sanctum Sepulchrum, dalam konteks kekristenan saat ini  jalan Penyangkalan, artinya ketika kita mau mengikuti Kristus ..kita harus berani menyangkal diri seperti di mimbar ini minggu sebelum saya ke Raja Ampat, saya sampaikan dalam Khotbah saya bahwa Iman Kristen itu sederhana saja, Katakan ” Ya” , bila Ya dan Katakan Tidak, bila tidak….sesungguhnya “ karakter dan perilaku dari Petrus menggambarkan Kita Warga Jemaat Lembah Yordan hari-hari ini, kita dengan karakter yang menunjukkan egoisme serta tekad yang kuat mengiringi Yesus tetapi sesungguhnya kita tidak mengenal Siapa Yesus sesungguhnya, Yesus mengajarkan kita Kasih , untuk itu kita juga harus berbuat kasih kepada sesama kita ,    Mengapa kita harus menunjukkan kasih kepada orang lain?  Karena Tuhan dapat memakai orang lain sebagai alatNya untuk menolong kita.  Orang lain juga bisa dipakai Tuhan untuk membentuk dan memproses kita.  Selain itu Tuhan pun bisa memakai kita menjadi alat untuk menjawab doa orang lain.  Selain itu, seorang pengikut Kristus haruslah memiliki kesetiaan.  Banyak orang pintar, cakap, rajin, tapi orang yang setia hanya bisa dihitung dengan jari.  Dalam keadaan apa pun kita harus setia mengiring Tuhan.  Petrus, berulang kali berjanji setia kepada Tuhan, namun janji tinggal janji.  Adalah paling mudah untuk berjanji, tapi bagaimana untuk menepatinya?  Simak pernyataan Petrus di hadapan Yesus:  “Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak.”  (Matius 26:33),  “Tuhan, aku bersedia masuk penjara dan mati bersama-sama dengan Engkau!”  (Lukas 22:23).  Tapi kenyataannya:  “Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali.”  (Yohanes 13:38b).  Yang Tuhan mau dalam hidup kita bukan hanya mengatakan janji kepada Tuhan, tetapi kita juga harus melakukannya.  Seringkali kita berkata seperti Petrus,  “Aku akan setia melayani Tuhan kalau sakitku Kausembuhkan.  Aku akan setia beribadah dan ikut doa puasa kalau Tuhan pulihkan ekonomi keluargaku”.  Namun ketika semua telah dipulihkan Tuhan, apa yang pernah kita ucapkan itu begitu mudah kita lupakan.
Banyak orang Kristen begitu setia mengiring Tuhan ketika semua keadaan berjalan baik dan lancar, tapi saat masalah dan tantangan datang kita rentan sekali untuk tidak setia.

Sementara karakter Thomas dan Filipus, mewakili para intelektual atau akademisi yang kadang-kadang diluar logika dan hal-hal rasional mengukur pekerjaan Kristus melalui Gereja-Nya, saat ini dengan hadirnya media Komunikasi seperti Radio, Televisi banyak Orang Kristen menggunakan Logikanya untuk mengukur pekerjaan Kristus , yaitu mereka mengatakan tanpa ke Gereja mereka dapat mendengarkan injil dari Radio atau Televisi berupa Firman Tuhan, menurut Pdt. M Pulalo,M.Th ini adalah pemahaman yang keliru , salah satu Tripanggilan Gereja adalah bersekutu, Persekutuan itu penting agar didalam kehidupan ini ketika kita berada dalam situasi dukacita ada pelayanan dari Gereja dan Hamba-Nya serta warga Jemaat, untuk itu dalam kehidupan kekristenan masa kini karakter Petrus, Thomas dan Filipus masih kita jumpai, untuk itu warga Jemaat di ajak untuk merenung arti dan pengorbanan Kristus bagi kita.

 

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2017/03/26/pdt-m-pulalo-m-th-petrus-thomas-filipus-mewakili-kekristenan-masa-kini/

SEHATI SEPIKIRLAH KAMU !

logo_sehati_sepikirIbadah Panitia Pembangunan GKI Lembah Yordan, pada Jumat 10 Juni 2016 di kediaman Pdt. S Mandibondibo,S.Si,Theol merupakan ibadah bulanan yang di Programkan oleh Majelis Urusan Pekabaran Injil, Ibadah ini merupakan bagian dari upaya untuk menggumuli bersama-sama semua program panitia pembangunan dalam jemaat GKI Lembah Yordan, Dalam Khobatnya Pdt. D Robot,S.Th menyampaikan firman Tuhan didalam kitab 2 Korintus 13 : 11 yang mana mengajak segenap Panitia Pembangunan untuk merenung bersama Tanggung Jawab dalam pelayanan yang dipercayakan Tuhan kepada Panitia, setiap pribadi yang ada dalam Panitia Pembangunan sudah mendapat kepecaayaan dari Tuhan, sehingga hendaknya kepercayaan itu dijaga dan syukuri sebagai berkat Tuhan kepada mereka yang bertekun dan berpengharapan kepada Tuhan, di ingatkan bahwa Tuhan berpesan dalam firmannya bahwa “ Ia akan menyertai kita, sehingga pekerjaan Tuhan jangan di kira bahwa dalam pelayanan tidak ada masalah, Pdt. D Robot, S.Th mengatakan bahwa anak-anak Tuhan juga mengalami masalah dalam kehidupan, tetapi Tuhan kita tidak akan membiarkan kita hidup sendiri, Ia akan menyertai kita sampai kesudahan, yang harus dipegang adalah Janji Tuhan itu Ya dan Amin, jika ada masalah itu artinya Tuhan ingin kita belajar dari masalah untuk mendewasakan iman kita. Diharapkan juga bahwa dalam melayani Tuhan kita harus bergandengan tangan baik Majelis, Panitia dan warga Jemaat, harus sehati dan sepikir dalam melasanakan tugas panggilan pelayanan, jika ada perbedaa tegurlah dengan kasih, dan bersama-sama sebagai suadara di dalam Tuhan harus memberi teladan dan contoh, bahwa perbedaan itu ada agar kita saling melengkapi dan menolong.
Ibadah ini juga sekaligus mensyukuri berkat umur panjang bagi kedua anak dari Pdt. S Mandibondibo,S.Si,Theol sekaligus Ibadah bulanan Panitia Pembangunan, diakhir ibadah disampaikan beberapa hal oleh Ketua Pembangunan GKI Lembah Yordan, Bapak K F Mambay, bahwa saat ini proses pekerjaan fisik dari Talud di samping gereja sedang dikerjakan untuk semua harus berperan aktif dalam mengawasi pekerjaan yang sedang berlangsung dari CV.Sinar Baru Papua, dan bagi anggota jemaat yang ingin bekerja bisa mendaftar di Panitia Pembangunan, dan Pekerjaan ini patut disyukuri karena dari sekian banyak Jemaat di Kota Jayapura, kita Jemaat GKI Lembah Yordan dipercayakan oleh Tuhan melalui BPBD Kota Jayapura untuk mendapat bantuan pembangunan Talud ini.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/06/11/sehati-sepikirlah-kamu/

TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL

ayub-3Ibadah KSP 2  WIJK III Bukit Zaitun –  Jemaat GKI Lembah Yordan, Selasa 24 Mei 2016 bertempat di Rumah Bapak E Dimara dihadiri oleh Anggota KSP 2 yang terdiri dari Ibu-Ibu, Anak-Anak serta Bapak – bapak yang ada di KSP 2, Ibadah ini di Pimpin oleh tiga pelayan , yaitu Piket Bapak Guru Yulius Rego dan Pelayan Liturgi Seorang PemudiWaisamon dan Pelayan Firman Ibu R Kafiar,

Pembacaan Firman Tuhan pada Ibadah KSP 2 terdapat pada kitab Ayub, Ayub 42:2 “Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal.

Dalam renungan yang disampaikan oleh Syms R Kafiar mengingatkan bahwa Tidak ada rencana Tuhan yang gagal bagi kehidupan umatNya karena tidak ada kekuatan lain yang melebihi kekuatanNya yang dapat menggagalkan. Rencana Tuhan adalah rancangan terbaik yang diberikan kepada kita yaitu rancangan damai sejahtera yang penuh dengan harapan. Dia selalu akan memberikan masa depan yang sangat baik bagi kehidupan umatNya. Ini yang seringkali tidak dimengerti oleh kita sehingga tidak mau menerima apa yang tidak baik dalam hidup sebagai sebuah proses dalam mencapai rancangan terbaik dalam kasih Kristus Yesus.

Sebelum menyampaikan renungan , pelayan firman menekankan bahwa Kisah Ayub merupakan kisah legendaris (bukan legenda) dari seorang manusia yang bertahan menghadapi badai kehidupan yang dahsyat. Sumber pembelajaran yang sangat berharga tentang realita kehidupan yang komprehensif, karena bukan saja memunculkan sudut pandang manusia tetapi juga perspektif surga yang ternyata tidak pernah kehilangan kontrol atas peristiwa-peristiwa dalam dunia ini. Semoga lewat renungan tokoh yang luar biasa ini kita dibekali untuk menghadapi tantangan hidup dalam iman kita kepada Kristus. Sehingga dalam menjalani  kehidupan, bukan orang Kristen kalau tidak menghadapi Masalah, Masalah ada dalam kehidupan kita, maka kita akan menjadi dewasa secara Iman, ketika kita mampu melewati masalah , maka kita tahu Tuhan kita Yesus lebih berkuasa dari semua masalah kehidupan kita, apapun masalah kita pada saat ini, jangan pernah merasa bahwa Tuhan telah meninggalkan kita. Mungkin kita saat ini sedang mengalami musibah, yakinlah bahwa di balik musibah ada sebuah peristiwa yang sangat baik yang akan kita terima. Mungkin kita saat ini sedang diperhadapkan pada sebuah fitnahan keji untuk menjatuhkan karir pekerjaan kita. Yakinlah bahwa rencana Tuhan terhadap kita tidak akan pernah gagal.

Jika kita amati  burung rajawali ketika menghadapi badai akan semakin terbang tinggi, demikian juga kita di tangan Tuhan, kita semakin menaik dan bukan semakin turun. Kalau Tuhan sudah membuka berkat kehidupan, tidak ada yang dapat menutupnya. Kalau Tuhan sudah mengangkat kita, tidak ada satu pun yang dapat menurunkan kembali. Ayub, hambah-Nya dalam kisah yang kita tahu semua, Ia hambah yang saleh dan jujur, dalam menghadapi ujian hidup, Ia tahu bahwa Allah yang dia sembah adalah Allah yang tidak pernah berubah dalam menepati janjiNya,  Jadi jangan pernah ragu akan janji Tuhan karena sesungguhnya rencana Tuhan tidak pernah gagal. Demikian renungan yang disampaikan pada Ibadah KSP 2 WIJK III Bukit Zaitun,

Diakhir ibadah dilakukan penyerahan Piala dan hadiah yang diperoleh oleh Pemuda, Anak Sekolah Minggu dan PKB  KSP 2, perlu diketahui bahwa KSP 2 WIJK III Bukit Zaitun pada lomba gawang gini berhasil keluar sebagai juara pertama dan juga beberapa lomba lainnya yang berhasil memperoleh beberapa hadiah dan bingkisan dalam setiap lomba yang di lombakan dalam rangka memeriahkan HUT Ke-7 Jemaat GKI Lembah Yordan.

 

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/05/25/tuhan-tidak-pernah-gagal/

Mei 24

Belajar dari Jemaat mula-mula…

pinoaIbadah Persekutuan Kaum Bapak (PKB)  gabungan wilayah I & II  Jemaat GKI Lembah Yordan yang bertempat di kediaman Pnt. Lucky Sondakh pada Senin, 23 Mei 2016 di Pimpin oleh Pelayan Firman Pnt. Yonathan Pinoa,  dalam bagian pembacaan yang terambil di dalam dua pembacaan yaitu di Kitab Surat Rasul Paulus yang pertama kepada Jemaat di Korintus , yaitu I Korintus 3: 4 – 9 serta pembacaan yang kedua didalam kitab para rasul pasal 2 : 41 – 47 kedua bagian pembacaan ini menjadi bagian perenungan bersama Persekutuan Kaum Bapak (PKB) Jemaat GKI Lembah Yordan , dengan  thema belajar dari Jemaat mula-mula, Pembacaan pertama di Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Korintus yang menguraikan tentang Perselisihan, dalam penekanan Khobatnya yang Pnt.Yonathan Pinoa, menegaskan bahwa Firman Tuhan mengajarkan kita untuk tidak mengklaim Pekerjaan Tuhan bahwa kitalah yang paling berjasa dalam pendirian Jemaat Lembah Yordan, karena klaim tersebut akan menimbulkan perselisihan dan persilisihan itu datangnya dari Iblis untuk mau mengacaukan Persekutuan Jemaat. Tetapi  beliau mengutip  Firman Tuhan “ Aku menanam, Apolos menyiram, tetapi Allah yang menumbuhkan “ ini mau mengajarkan bahwa Tugas Panggilan kita baik sebagai Majelis, atau panitia adalah sama-sama melayani dengan tugas masing-masing, tetapi Tuhanlah yang akan memberkati pelayanan kita.

Di bagian Pembacaan yang kedua di Kitab Kisah Para Rasul  2: 41 – 47 yang berjudul Cara Hidup Jemaat Pertama, Pnt.Yonathan Pinoa mencontohkan  Jemaat GKI Lembah Yordan ketika pertama didirikan semua anggota Jemaat sehati dan saling menopang dalam pelayanan, untuk itu beliau menegaskan untuk Anggota PKB Jemaat GKI Lembah Yordan harus meneladani cara hidup Jemaat pertama, Firman Tuhan tersebut tentu masih dalam suasana HUT Jemaat yang ke-7, tepatnya tanggal 17 Mei 2016 yang baru saja dirayakan oleh Warga Jemaat GKI Lembah Yordan.  Dalam khotbahnya juga beliau mengatakan bahwa PKB sebagai Imam dalam keluarga harus meneladani cara hidup Tuhan, sehingga dapat dicontohi oleh keluarga kita, terutama anak-anak dalam persekutuan berjemaat. Karena anak-anak kita adalah masa depan gereja kita….

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/05/24/belajar-dari-jemaat-mula-mula/

DONOR DARAH

donorDalam rangka menyambut HUT Jemaat GKI Lembah Yordan Ke-7 Tahun pada tanggal 17 Mei 2016 maka Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi melalui Seksi Kesehatan mengadakan Aksi Donor Darah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Jayapura, pada hari Minggu, 08 Mei 2016 bertempat di samping Gedung Gereja Lembah Yordan.
Menurut Sdri. Ruth Yoteni, Koordinator Seksi Kesehatan Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi, bahwa kegiatan ini sangat penting di lakukan karena mengajak kaum muda bahkan masyarakat yang ada di sekitar perumahan organda untuk bisa menyumbang darahnya bagi yang membutuhkan, dan bukan hanya masyarakat sekitar tapi dari kalangan TNI juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan menurutnya mereka selain menyumbang darah bagi sesama jika donor darah di lakukan secara rutin dapat membuat tubuh mereka juga terasa lebih segar karena sel darah merah yang baru terus terbentuk. Sementara itu, menurut Bapak Maikhel Kareth selaku Wakil Sekretaris Jemaat GKI Lembah Yordan menuturkan bahwa dalam Firman Tuhan yaitu Kitab Galatia 5 : 20 & I Yohanis 3 : 18, berbicara tentang hal kasih bahwa kita harus mengasihi dan mengasihi itu bukan dalam bentuk perkataan tetapi dalam bentuk tindakan nyata seperti apa yang dilakukan melalui kegiatan donor darah. Warga Jemaat & masyarakat yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 30 orang yang mendaftar tetapi hanya 26 orang yang bisa mendonorkan darahnya. (RY/ FXR/YFS)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/05/10/donor-darah/

PENGOBATAN MASSAL

pengobatanmassalMenyambut HUT Jemaat GKI Lembah Yordan yang ke 7 tahun maka Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi mengadakan kegiatan pengobatan massal. Kegiatan yang digelar hari Sabtu,7 Mei 2016 ini mendatangkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Hedam dan Jasa Raharja. Kegiatan ini berlangsung  di samping Gedung Gereja Lembah Yordan diawali dengan proses pendaftaran pada pukul 09.00 WIT. Kegiatan ini disambut dengan antusias bukan hanya warga jemaat melainkan warga masyarakat yang tinggal di Organda. Menurut data dari Seksi Kesehatan Panitia, bahwa sebanyak 93 warga masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Dari puluhan warga yang terlibat, kegiatan yang  tidak dipungut biaya ini didominasi oleh kaum wanita dan anak-anak. Mayoritas dari mereka mengeluhkan sakit kepala, batuk, dan tekanan darah tinggi.

 “Kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di Jemaat GKI Lembah Yordan, selain untuk menyambut HUT Jemaat, diharapkan dengan adanya pengobatan massal ini dapat membantu meringankan beban warga masyarakat Organda yang belum mendapatkan akses kesehatan”, ujar Ketua Panitia Hari-Hari Besar Gerejawi, Sdr. Frans Rumere.

Warga berharap untuk selanjutnya kegiatan ini dapat terus di laksanakan karena dengan kegiatan ini secara tidak langsung mengajak Jemaat dan masyarakat yang ada di sekitar perumahan organda untuk lebih mempedulikan kesehatan mereka masing-masing. (FXR/YS/RY)

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/05/09/pengobatan-massal/

Kapolres Jayapura memberikan bantuan kepada Jemaat GKI Lembah Yordan – Perum Organda

pintu gerejaLembah Yordan – Pekerjaan renovasi gedung Gereja Jemaat  GKI Lembah Yordan masih terus berlangsung hingga saat ini, beberapa waktu lalu Kepala Kepolisian Resor Jayapura Kota AKBP Jeremias Rontini memberikan bantuan kepada Jemaat GKI Lembah Yordan berupa bahan Pintu Utama GKI Lembah Yordan yang sementara ini dikerjakan oleh Majelis Urusan Ekubang , menurut Pnt. Tumeno, dengan bantuan dari Bapak Kapolres ini dapat meringankan beban anggaran pekerjaan renovasi ini.  Seperti diketahui bahwa pekerjaan renovasi atap gedung gereja Jemaat GKI Lembah Yordan di kerjakan tahun lalu, dan sementara masih terus dikerjakan dengan dukungan para donatur dari dalam dan luar Jemaat. Pekerjaan renovasi ini telah digumuli bersama dalam sidang jemaat VII dan hasil keputusan sidang Jemaat adalah pekerjaan renovasi gereja dilanjutkan.

Dalam kesempatan kunjungan ke organda tahun lalu, Kapolres bertemu dengan ketua Pembangunan GKI Lembah Yordan, Bapak  K F Mambay dan menyempatkan diri melihat kondisi keamanan di organda pasca kerusuhan tahun 2015 lalu dan dari hasil diskusi dengan ketua Pembangunan GKI Lembah Yordan, melalui Kapolsek Abepura, Kompol Marthen W. Asmuruf   beberapa pekan lalu mendatangi Panitia Pembangunan di Jemaat GKI Lembah Yordan, dan menyerahkan sejumlah uang yang kemudian dibelanjakan untuk kebutuhan renovasi pintu utama gedung gereja Jemaat GKI Lembah Yordan. Menurut K F Mambay, jangan di lihat dari besar kecilnya  pemberian, tetapi hendaknya dimaknai bahwa kita semua yang diberkati Tuhan dalam tugas dan jabatan kita, kiranya kita bisa menjadi lilin – lilin kecil yang menerangi pekerjaan Tuhan ini, melalui berkat-berkat yang di titipkan melalui tugas dan panggilan pelayanan kita dalam Jabatan yang dipercayakan Tuhan kepada kita. Selanjutnya menurut Mambay di tahun pelayanan 2016 ini, Panitia Pembangunan Jemaat GKI Lembah Yordan  bersama-sama dengan Majelis Urusan Ekubang dan di koordinir oleh Majelis Urusan Pekabaran Injil menjadwalkan  Ibadah bulanan yang sementara berjalan, diawali oleh Ibadah di ruang konsistori yang di pimpin oleh Ibu Pdt D Robot,S.Th , dan akan terus di jadwalkan  untuk tahun pelayanan 2016 ini.

Share Button

Tautan permanen menuju artikel ini: http://gkilembahyordan.org/2016/04/29/kapolres-jayapura-memberikan-bantuan-kepada-gki-jemaat-lembah-yordan/